Tingkatkan Produksi Pangan, Petani Diminta Manfaatkan Lahan Rawa untuk Penanaman Padi

Wakil Bupati Bangka Syahbudin meminta masyarakat memanfaatkan potensi lahan rawa yang ada di Desa Saing Kecamatan Puding Besar lahan seluas 200 hektar

Tingkatkan Produksi Pangan, Petani Diminta Manfaatkan Lahan Rawa untuk Penanaman Padi
(ist/humas dan protokol setda bangka)
Wakil Bupati Bangka Syahbudin saat melakukan penanaman padi sawah, Sabtu (29/12/2018) di Desa Saing. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Wakil Bupati Bangka Syahbudin meminta masyarakat memanfaatkan potensi lahan rawa yang ada di Desa Saing Kecamatan Puding Besar  yang memiliki lahan seluas 200 hektar. Dari luas lahan tersebut sebesar 120 hektar sudah ditanami padi sawah.

Bukti keseriusan masyarakat menanam padi sawah memanfaatkan lahan rawa tersebut dengan adanya panen raya bersama, Sabtu (29/12/2018) di Desa Saing.

"Panen raya padi di lahan rawa sebagai bukti keseriusan petani menanam padi di Desa Saing. Semoga panen seperti ini lebih memacu petani untuk lebih giat bekerja dalam meningkatkan produksi pangan padi di Kabupaten Bangka," harap Syahbudin melalui rilis yang dikirimkan Humas dan Protokol Setda Bangka kepada bangkapos.com.

Diakuinya, minat bertanam padi di Desa Saing cukup tinggi baik pada sawah maupun padi ladang.

Untuk kegiatan pengembangan padi ladang juga didukung oleh pemerintah melalui kegiatan pengembangan padi lahan kering atau padi ladang yang dibiayai melalui dana APBN dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 

Menurutnya di Kabupaten Bangka kegiatan pengembangan padi ladang pada tahun 2018 mendapatkan alokasi anggaran seluas 3.999 hektar.
"Dengan adanya semangat petani kembali menanam padi diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pemenuhan kebutuhan beras dari luar daerah," katanya Syahbudin.

Pada saat panen padi di lahan rawa Desa Saing, Syahbudin juga mendengar aspirasi para petani diantaranya petani ingin mendapatkan bantuan traktor, pembangunan irigasi dan mengalihkan status lahan yang merupakan hutan produksi.

Aspirasi para petani itu dijawab Wakil Bupati Bangka, Kepala Dinas Pertanian kabupaten Bangka dan utusan dari Kodim dan PU, diantaranya keinginan mendapatkan hand traktor yang akan diberikan oleh pihak Kodim.

Sedangkan untuk mengalihan status lahan dapat dilakukan dengan melakukan tahapan sesuai dengan peraturan, serta pembangunan irigasi dapat diusulkan melalui musrenbang.(Bangka Pos / Nurhayati)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved