Kota Pangkalpinang Targetkan 0 Ha Kawasan Kumuh Tahun Depan

Kepala Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Agus Suryadi mengatakan upaya pengurangan kumuh di Kota Pangkalpinang

Kota Pangkalpinang Targetkan 0 Ha Kawasan Kumuh Tahun Depan
Bangka Pos/Edwardi
Kegiatan Diskusi Tematik Prioritas Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dan Upaya Membangun Kolaborasi Penanganan Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh yang ada di Kota Pangkalpinang di Ruang Rapat Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Senin (31/12/2018) 

Kota Pangkalpinang Targetkan 0 Ha Kawasan Kumuh Tahun Depan

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Agus Suryadi mengatakan  upaya pengurangan kumuh di Kota Pangkalpinang dimulai pada tahun 2014 melalui terbitnya SK Walikota Nomor :388/KEP/BAPPEDA/XII/2014 tanggal 22 Desember 2014 dengan menetapkan luasan kumuh sebesar 196,2 ha.

"Selanjutnya untuk pengurangan kumuh menjadi 0 ha pada tahun 2019, kita menargetkan pengurangan sebesar 65,4 ha setiap tahunnya," kata Agus Suryadi ditemui usai Diskusi Tematik Prioritas Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dan Upaya Membangun Kolaborasi Penanganan Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh yang ada di Kota Pangkalpinang di Ruang Rapat Bappeda dan Litbang Kota Pangkalpinang, Senin (31/12/2018).

Ditambahkannya, hasil perhitungan pengurangan kumuh tahun 2017 dari target pengurangan kumuh sebesar 65,4 ha baru terealisasi sebesar 8.3 ha, sehingga untuk target 2018 diakumulasi dari tahun sebelumnya, yaitu : 65,4 ha + 57,1 ha = 122,5 ha.

"Kita akan menghitung realisasi pengurangan kumuh tahun 2018 pada bulan Januari 2019. Semoga setelah tercapai 0 ha luasan kumuh pada tahun 2019, yang tidak kalah penting dari proses ini adalah bagaimana masyarakat memanfaatkan serta memelihara hasil pembangunan yang ada," harapnya.

Ditambahkannya, berdasarkan SK Walikota Pangkalpinang Nomor : 282/KEP/BAPPEDA/XII/2018 tanggal 12 April 2018, luas kawasan kumuh yang ada di Kota Pangkalpinang sebesar ± 187,89 ha yang tersebar di 5 kecamatan dan 13 kelurahan.

"Pada bulan Januari tahun 2019 nanti kita akan melakukan perhitungan pengurangan kumuh hasil dari kegiatan tahun 2018," tukasnya.

Diharapkannya, kegiatan yang telah diupayakan tahun ini berdampak signifikan pada pengurangan luasan kumuh. Untuk mencapai 0 ha kawasan kumuh tahun 2019, Pemerintah Kota optimis dapat mewujudkannya.

"Oleh karena itu, kita perlu berupaya keras melalui kolaborasi semua pihak dan kelompok peduli lainnya, mulai dari tahap sosialisasi, perencanaan, sampai dengan implementasi serta evaluasi programnya," tandasnya.

Diakuinya, pencapaian target ini membutuhkan pendekatan pembangunan yang berbeda. Jadi, tidak hanya mengerahkan sumber daya pada satu sektor saja, melainkan harus melibatkan sebanyak mungkin pelaku dan sektor, baik vertikal maupun horizontal, yaitu melalui platform kolaborasi. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved