Cuaca Buruk Harga Sayur dan Telur di Beltim Merangkak Naik, Tomat Menghilang

Pengaruh cuaca tidak setabil membuat berbagai bahan pokok dipasar Lipat Kajang Manggar mulai merangkak naik

Cuaca Buruk Harga Sayur dan Telur di Beltim Merangkak Naik, Tomat Menghilang
Bangkapos/Deddy marjaya
Gelombang tinggi di pinggir Pantai Tanjung Pesona Sungailiat Kabupaten Bangka Selasa (1/1/2019). Pengunjung diminta untuk tidak berenang ke laut 

BANGKAPOS.COM,BELITUNG--Pengaruh cuaca tidak setabil membuat berbagai bahan pokok dipasar Lipat Kajang Manggar mulai merangkak naik.

Bahkan untuk sayuran dan telur yang biasanya didatangkan dari luar pulau Belitung seperti Tomat sulit ditemui dipasar.

Mariam satu diantara pedangang pasar lipat kajang misalnya mengatakan tomat sudah hampir seminggu ini tidak ada barangnya.

"Tomat kalau harga normal Rp 25 ribu, tapi kalau barang sulit seperti ini bisa sampai Rp 35 ribu perkilo," ujar mariam kepada Posbelitung, Rabu (2/1/2019).

Selain tomat, telur ayam pun saat ini hanya mengandalkan pasokan dari peternak lokal, tidak beroperasinya angkutan laut beberapa hari terahir ini terkait gelombang tinggi, mengakibat pasokan telur yang biasanya di suplay dari Palembang juga tersendat.

"Perbutir harga normal Rp 1.700, kalau sekarang karena barang juga sulit naik jadi Rp 2.000 - Rp2.500, kemarin juga dengar-dengar kapal pengangkut telur karam karena gelombang tinggi.

Cuman ada kapal satunya lagi ngangkut 3000 telur jadi kami menunggu itu, 3000 butir saja itu belum cukup karena banyak baginya," ujar Mariam.

Mariam juga menyampaikan kenaikan harga saat cuaca buruk memang setiap tahun terjadi, masyarakat konsumen pun juga sudah terbiasa.

"Pembeli biasanya hanya mengurangi jumlah belanja aja, kalau beli 10 butir, beli setengah saja, biasanya sih seperti itu," ujar Mariam. (posbelitung/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved