VIDEO: Demo Warga Mabat Malam Hari di Polres Bangka, Ini Penyebabnya

Warga memprotes penangkapan Asnawi oleh polisi. Apalagi polisi menuding Asnawi sebagai terduga yang telah menyuruh warga lainnya melakukan pencurian

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ternyata kedatangan demonstran dari Desa Mabat Kecamatan Bakam Bangka, Kamis (4/1/2019) malam ke Polres Bangka, dipicu oleh penangkapan Asnawi (AM), Plt Ketua Koperasi Miranti Plasma, Kamis (3/1/2019) petang.

Warga memprotes penangkapan Asnawi oleh polisi. Apalagi polisi menuding Asnawi sebagai terduga yang telah menyuruh warga lainnya melakukan pencurian buah (TBS) sawit di kebun yang diklaim sebagai milik PT THEP.

Lebih dari 100 orang Warga Desa Mabat tiba-tiba datang ke Polres Bangka. Demonstran yang datang malam hari tersebut dihalau polisi.

Mereka, termasuk kaum ibu-ibu hanya diperbolehkan menunggu di luar pagar kantor polisi tersebut. Hanya pengacara dan perwakilan saja yang diperbolehkan masuk. Alhasil kondisi ini membuat warga memanas.

"Saya selaku kuasa hukum mereka (Asnawi). Kami berharap penyidik mengerti bahwa ini bukan kasus pencurian, bukan pidana. Ini adalah semata-mata terkait perkara perdata sebelumnya (sengketa kebun sawit antara PT THEP dengan Petani Miranti Plasma)," kata Kuasa Hukum, Abdul Jalil ditemui di sela-sela aksi demo, Kamis (3/1/2019) malam.

Abdul Jalil berharap, penyidik kepolisian
tidak melakukan penahanan pada kliennya, Asnawi karena sebenarnya Asnawi tak bersalah. Apalagi Asnawi selaku Plt Ketua Koperasi Miranti Plasma dianggap melakukan tugas sebagai pengelolah koperasi. Sedangkan selama ini, kebun 279 hektar yang disengketakan dan dimenangkan oleh pengadilan sebagai milik PT THEP, masih dianggap warga sebagai kebun plasma, bukan kebun induk perusahan tersebut.

"Kami berharap penyidik melihat persoalan ini secara utuh. Tidak mungkin mereka berani bertahan. Kalau ada kebenaran, mereka (demontrasn) pasti berani," tambah Abdul Jalil menyebut alasan demonstran datang ke Polres Bangka sebagai bentuk dukungan moril pada Asnawi.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian , Kamis (3/1/2019) malam mengakui, adanya penangkapan pada Asnawi, Kamis (3/1/2019) petang. "Satreskrim Polres Bangka melakukan penangkapan pada saudara AM. Dia diduga sebagai orang yang menyuruh melakukan tindak pidana sawit pada perkara sebelumnya," katanya.

Sophian memastikan, sudah ada perwakilan demonstran dan kuasa hukum yang dipersilahkan masuk mendampingi pemeriksaan penyidik pada Asnawi. Hanya saja penyidik kepolisian belum dapat menjelaskan hasil pemeriksaan perkara yang dimaksud.

"Perwakilan dan pengacara kita persilahkan masuk mendampingi AM, yang masih dalam pemeriksaan. Kita belum tahu apa hasil pemeriksaan,dan apa tindak lanjutnya. Kita juga belum bisa pastikan apakah AM akan ditahan atau tidak, nanti akan kita jelaskan setelah selesai pemeriksaan," tegas Sophian. (BANGKAPOS/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved