Video : Kabar Mahasiswa Babel Kerja Paksa, DPRD Panggil Dindik dan Sekda

Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya didampingi Wakil, Tony Purnama, anggota Komisi I DPRD Babel dan anggota Komisi IV

BANGKAPOS.COM, BANGKA – DPRD Provinsi Bangka Belitung memanggil Sekretariat Daerah Provinsi Bangka Belitung, Dinas Pendidikan Babel dan instansi terkait untuk mengetahui kabar dari 294 mahasiswa asal Bangka Belitung yang berada di Taiwan, Kamis (3/1/2019).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekda Babel Yan Megawandi, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh, Dewan Pendidikan Babel, Dahlan Ohm, Perwakilan PGRI Babel, Agus Sugihartono dan Kepala KUI Polman Babel, Dedy Ramdhoni Harahap.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya didampingi Wakil, Tony Purnama, anggota Komisi I DPRD Babel dan anggota Komisi IV DPRD Babel.

Didit Srigusjaya mempertanyakan terkait kabar mahasiswa Indonesia khususnya asal Bangka Belitung yang saat ini kerja dan kuliah di Taiwan. Dikabarkan sejumlah media online dan cetak, bahwa mahasiswa Indonesia dipaksa kerja dan memakan makanan tidak halal.

Pasalnya program mengirimkan mahasiswa Babel ke Taiwan merupakan salah satu program dari pemerintah Provinsi Kep. Bangka Belitung.

“Ini bukan isu lokal Babel saja, tapi ini sudah isu nasional. Karena ada mahasiswa asal Babel, kita juga harus menindaklanjutinya. Kita harus mengetahui kabar yang sebenarnya itu seperti apa. Apakah benar seperti yang diberitakan, diminta kerja paksa dan memakan makanan non halal. Makanya kita minta penjelasan juga dari pemprov Babel,” kata Didit Srigusjaya.

Beberapa orang tua lanjut Didit ada yang mendatangi dan menghubunginya. Beberapa memang ada yang mengaku dibawah tekanan, tidak betah, hingga ada yang minta dipulangkan. Kondisi ini harus dipastikan dulu kebenaranya seperti apa. (Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved