Dua Faktor Ini Bikin Nelayan Kater Manggar Pilih Parkir Perahu

Ratusan perahu kater terlihat berjajar rapi di sepanjang Pantai Serdang. Sebagian nelayan lainnya berupaya memperbaiki

Dua Faktor Ini Bikin Nelayan Kater Manggar Pilih Parkir Perahu
Pos Belitung/Suharli
DERETAN KATER DI PANTAI SERDANG - Deretan kater, jenis perahu tradisional nelayan Pantai Serdang ditambatkan di pinggir Pantai Serdang, Manggar, Jumat (4/1/2019). Posbelitung/suharli 

BANGKAPOS.COM - Tono (38) hanya duduk santai di sebuah pondok di pesisir Pantai Serdang, Desa Baru Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (4/1).

Sesekali, ia menatap ke laut melihat ombak yang pecah di bibir pantai.

Warga Manggar yang berprofesi sebagai nelayan ini memilih bersantai di pinggir pantai mengisi waktu sambil membersihkan kater, yaitu perahu nelayan tradisional di Manggar.

Aktivitas ini yang bisa dilakukan saat cuaca kurang bersahabat saat ini. Sudah sekitar satu bulan ini dia tak melaut. Perahu kater miliknya pun terpaksa menganggur.

"Setiap tahun pasti gini biasanya dari November sampai bulan 2 (Februari). Ini gelombang tinggi sejak awal Desember lum tahu kapan redanya," ujar Tono, Jumat (4/1).

Tak hanya Tono, rekan nelayan lainnya juga bernasib sama. Mereka tak melaut satu bulan terakhir karena gelombang tinggi dan air laut keruh.

Ratusan perahu kater terlihat berjajar rapi di sepanjang Pantai Serdang. Sebagian nelayan lainnya berupaya memperbaiki lengan kater dan membersihkan mesin kater. 

Baca berita selengkapnya di edisi cetak Harian Pos Belitung edisi Jumat, 5 Januari 2019. (*)

Editor: kamri
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved