Kronologi dan Kisah Cinta Brigpol DW, Terpedaya Napi Pembunuh Sebelum Dipecat dari Kepolisian

Polrestabes Makassar memberi sanksi berat terhadap Polwan Brigpol DW, atas kasus yang dinilai mencederai institusi Polri.

Kronologi dan Kisah Cinta Brigpol DW, Terpedaya Napi Pembunuh Sebelum Dipecat dari Kepolisian
Istimewa
Ilustrasi Polwan 

BANGKAPOS.COM-- Polrestabes Makassar memberi sanksi berat terhadap Polwan Brigpol DW, atas kasus yang dinilai mencederai institusi Polri.

Bagaimana tidak, mantan anggota di Satuan Sabhara Polrestabes Makassar ini dinilai melanggar kode etik, karena ia terbukti melakukan tindakan Asusila.

"Ya dia lakukan kegiatan-kegiatan yang Asusila lah, itu saja," kata Kapolrestabes Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo di markas Polrestabes, Kamis (3/1/2019).

Kombes Wahyu enggan menyebutkan tindakan dilakukan DW. Tapi dipastikan, DW bukan anggota Polri usai Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH), kemarin.

Baca: Dirilis 28 Februari, Cerita Dibalik Film Dilan 1991 Ada Sosok Wanita Cantik yang Buat Penasaran

Kapoleestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo
Kapoleestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo (DARUL/TRIBUN-TIMUR)

Informasi yang dihimpun, Brgpol DW dipecat karena dia diduga mengunggah foto selfienya secara vulgar di Media Sosial (Medsos) Internet bersama pacarnya.

Kata Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, selama menjadi anggota Polri dan tugas sebagai fungsi di Sabhara.

Brigpol DW selalu masuk dan mengikuti arahan.

"Selama ini kalau mau dibilang masuk dan ngantor ya ngantor, intinya ini yang bersangkutan kita proses sidang karena langgar kode etik," ujar Kombes Wahyu.

Selain Brigpol DW yang telah di PDTH, seorang perwira AKP JNW juga disersi karena malas masuk kerja selama jadi anggota di jajaran Polrestabes.

Baca: Deretan Fakta Polwan Dipecat, Selingkuh Sesama Anggota dan Napi hingga Foto Vulgarnya Tersebar

Kronologi dan Penyebab

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved