Polisi Sita 800 Liter Solar dari Penimbun BBM Bersubsidi

Dari pengakuannya solar itu dijual ke tambang dan masyarakat umum. Dia membeli dari pengerit Rp 8.000 per liter dan dijual lagi Rp 10.000 per liter.

Polisi Sita 800 Liter Solar dari Penimbun BBM Bersubsidi
bangkapos/riki
Ratno (30) warga Desa Jalan Lubuk Besar, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah, dibekuk Polres Bangka Tengah atas penimbunan BBM jenis solar, pada Kamis (3/1/2018) di kediamanya. 

BANGKAPOS.COM - Ratno (30) tak mampu mengelak lagi saat Personel Polres Bangka Tengah menemukan tiga drum berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di belakang rumahnya di Jalan Lubuk Besar, Desa Perlang, Lubuk Besar, Bateng, Kamis (3/1).

Kepolisian menemukan sejumlah barang bukti dalam penangkapan ini. Tercatat dalam setiap drum yang ditemukan tertampung 220 liter solar. Lalu ada pula 21 jeriken berukuran 20 liter yang berisi BBM sejenis.

Kasat Reskrim Polres Bateng, AKP Robby mengatakan Ratno diamankan setelah adanya penyelidikan dan informasi jika tersangka sering membeli solar dari pengerit. 

"Dengan dasar itu kita kembangkan penyelidikan, memang tersangka memiliki warung dan menjual minyak eceran," jelas Robby, Jumat (4/1/2019).

Diakuinya, saat digerebek ratusan liter solar ini ditutupi terpal dan disimpan di belakang rumahnya.

"Dari pengakuannya solar itu dijual ke tambang dan masyarakat umum. Dia membeli dari pengerit Rp 8.000 per liter dan dijual lagi Rp 10.000 per liter," tegasnya.

Baca berita selengkapnya di edisi cetak harian Bangka Pos pada Sabtu 5 Januari 2019. (*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved