Setelah 3 Hari Tertunda, Pelayaran Kapal Penumpang Kembali Berjalan Normal

penundaan pelayaran kapal disebabkan akibat cuaca di wilayah perairan Pangkalbalam dan sekitarnya, sehingga untuk kapal penumpang

Setelah 3 Hari Tertunda, Pelayaran Kapal Penumpang Kembali Berjalan Normal
Bangkapos/irakurniati
Kepala KSOP Pangkalbalam, Izuar 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Aktivitas pelayaran kapal di pelabuhan Pangkalbalam sudah berjalan normal seperti biasanya, pada Jumat (4/1/2019).

Sebelumnya, Gelombang perairan Pangkalbalam yang cukup tinggi mencapai tiga hingga empat meter, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam terpaksa harus menunda pelayaran kapal, ditanggal 1 hingga 3 Januari, kemarin.

Kepala KSOP Pangkalbalam, Izuar, mengatakan, penundaan pelayaran kapal disebabkan akibat cuaca di wilayah perairan Pangkalbalam dan sekitarnya, sehingga untuk kapal penumpang diberikan peringatan untuk tidak memaksa pelayaran.

Tetapi, kapal pengangkut kebutuhan pokok tetap beraktivitas, lantaran tidak ingin menghambat distribusi kebutuhan bahan pokok.

"sudah kami berikan warning bagi kapal penumpang tiga hari untuk tidak berlayar. Kapal-kapal ukuran kecil seperti kapal nelayan pun tetap kami pantau, dikhawatirkan gelombang yang tinggi dan cuaca yang kurang bersahabat beberapa hari terakhir ini." jelas Izuar kepada bangkapos.com, Jumat (4/1/2019).

Hari ke-4 di 2019 ini, Izuar menyatakan, perkiraan tinggi gelombang yakni berkisa satu hingga satu setengah meter dan masih dinyatakan dalam keadaan stabil.

Pihaknya juga turut berkoordinasi dengan BMKG Pangkalpinang terkait kondisi cuaca, untuk mencocokkan dengan pelayaran kapal.

Dia pun mengimbau kepada agen pelayaran, bila kondisi cuaca dan gelombang tinggi yang dinyatakan oleh KSOP, agar tidak memaksakan pelayaran untuk dapat menjaga keselamatan penumpang.

"kami sudah memberitahukan jika ada penundaan pelayaran atau gelombang tinggi. Pada intinya lebih baik terlambat pergi, daripada tidak sampai." tutupnya.(Bangkapos/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved