Pria Ini Tutup Jalan Pakai Tembok Setinggi 2 Meter Gara-gara Kalah Pilkades di Wonosobo

Soim Pamuji, warga Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo nekat menutup jalan antar desa gara-gara kalah Pilkades.

Pria Ini Tutup Jalan Pakai Tembok Setinggi 2 Meter Gara-gara Kalah Pilkades di Wonosobo
Instagram/wonosobozone
Gara-Gara Kalah Pilkades, Warga di Wonosobo Tutup Jalan Antar-Desa Pakai Tembok 

BANGKAPOS.COM, WONOSOBO – Soim Pamuji, warga Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, baru-baru ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

Hal tersebut lantaran aksinya yang menutup jalan antar-desa setelah kalah bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) setempat.

Warga tidak bisa lagi melewati jalan alternatif penghubung Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar dengan Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek itu karena Soim membangun tembok kira-kira setinggi 2 meter.

Bahkan, di atas tembok dipasang pecahan kaca sehingga tidak bisa dipanjat.

Baca: Ibu Jatuh Terjengkang Bersama Anaknya saat Naik Eskalator Mal di Singkawang, Lihat Videonya

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Soim membenarkan penutupan jalan itu adalah inisiatifnya.

Namun, ia menjelaskan, tembok itu dibangun di atas tanah pribadinya yang sebelumnya memang digunakan untuk jalan pintas warga.

Soim mengakui pembangunan tembok itu sebagai bentuk kekecewaannya pada proses pilkades yang diikutinya beberapa waktu lalu.

Mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Rejosari itu menilai pilkades sudah dinodai banyak kecurangan.

"Persoalannya bukan menang atau kalah, tapi supremasi hukum yang sebenarnya, bagaimana kalau ada kesepakatan (para calon kades) yang telah disetujui bersama Muspika tapi kok ada salah satu calon yang mengingkari kesepakatan itu," ungkap Soim, Jumat (4/1/2019).

Yuk Follow Instagram Bangka Pos!

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved