Video : Terindikasi Judi Pol PP dan Polisi Hentikan Game Zone Simpang Kudai Sungailiat

Siapa yang bilang judi...? Ini bukan judi kok. Ini adalah permainan ketangkasan. Yang menang dikasih hadiah barang berupa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Aktifitas arena permainan ketangkasan "Game Zone" PD Pirada Jaya dihentikan sementara waktu. Lokasi permainan yang berada di RT 01 Simpang Kudai Lingkungan Kudai Utara Kelurahan Sinarjaya Jelutung Sungailiat Bangka tersebut, Sabtu (5/1/2019) siang didatangi Tim Gabungan Satpol PP dan Pores Bangka.

Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka dipimpin Kasi Ops, Sukma Aditia. Sedangkan Tim Polres Bangka dipimpin Kabag Ops Kompol S Sophian.

Tim gabungan langsung masuk melalui pintu samping, karena arena pintu depan tertutup rapat. Sayang, saat tim datang, sedang tak terlihat aktifitas permainan.

Sementara itu, surat perintah penghentian sementara diberikan oleh Kasi Ops Satpol PP, Sukma Aditia kepada pekerja arena, Edison.

Namun sayang, Edison tak bisa memberikan kepastian sikap terkait surat ini karena pimpinan mereka, Direktur PD Pirada Jaya, yaitu Firada Basrah, sedang tak ada di tempat.

"Tapi yang jelas saya pastikan, arena permainan ini mengantongi surat ijin," kata Edison di hadapan petugas.

Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kasi Ops, Sukma Aditia diwawancarai Bangka Pos di sela-sela razia tesebut, Sabtu (5/1/2019) menyatakan, hanya menjalankan tugas.

"Hari ini kami berikan surat penghentian sementara kepada perusahaan (PD Firada Jaya) agar menghentikan sementara waktu aktifitas," katanya.

Alasan perintah penghentian aktfitas pada arena tersebut menurut Sukma Aditia karena adanya gejolak masyarakat. Warga RT 01 Lingkungan Kudai Utara telah menggalang tanda-tangan menolak keberadaan arena ini.

"Yang jelas ada keluhan masyarakat karena arena ketangkasan ini terindikasi judi," kata Sukma Aditia.

Namun Direktur PD Firada Jaya, Firada Basrah diwakili Pengurus Arena, Sumino secara tegas membantah tudingan perjudian yang dimaksud.

Apalagi dipastikan Sumino, aktifitas yang terjadi di arena itu, telah mengantongi ijin pemerintah.

"Siapa yang bilang judi...? Ini bukan judi kok. Ini adalah permainan ketangkasan. Yang menang dikasih hadiah barang berupa jam tangan, ikat pinggang, rokok, dompet dan sebagainya. Kalau bicara judi, itu bank juga kasih hadiah mobil, tanding burung juga kasih hadiah," katanya.

Sumino justru mempertanyakan masyarakat mana yang menentang keberadaan arena tersebut. Jika nanti arena ini tidak terbukti melakukan aksi perjudian, Sumino mengancam akan menuntut balik.

"Kalau ini tidak terbukti, maka akan kita laporkan ke Polres Bangka. Ini ijinnya ada kok, atas nama PD Firada Jaya. Kalau dihentikan siapa yang akan beri makan karyawan. Maka nanti jika tidak terbukti, siapun yang menzolimi akan kami lapor ke Polres," ancam Sumino. (bangkapos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved