Derita Kelainan Usus, Aripin Berharap Uluran Tangan Agar Bisa Dirujuk ke Jakarta

Berdiri di samping saudara kembarnya Abidin, Aripin terlihat lebih pendek. Kaki dan tangannya pun terlihat

Derita Kelainan Usus, Aripin Berharap Uluran Tangan Agar Bisa Dirujuk ke Jakarta
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Arifin membuka bajunya dan menunjukkan perutnya yang membesar akibat menderita kelainan usus, saat berada di rumahnya, Jalan Air Ketekok, Desa Air Ketekok, Tanjungpandan, Senin (7/1/2019) sore. 

BANGKAPOS.COM,  BELITUNG - Mengenakan baju hijau, wajahnya datar tanpa senyum.

Tak ada kata keluar dari bocah pendiam putra pasangan Maman dan Sri Rahayu bernama Aripin.

Berdiri di samping saudara kembarnya Abidin, Aripin terlihat lebih pendek. Kaki dan tangannya pun terlihat lebih kecil.

Perutnya besar, tak sebanding dengan tubuh mungilnya. Perutnya pun terasa keras saat disentuh.

Bocah yang lahir 4 September 2014 ini sejak lahir menderita kelainan usus. Akibatnya, ia tak bisa buang air besar (BAB) seperti selayaknya.

"Kalau BAB harus dipancing obat pencahar, disemprot cairan infus baru keluar. Kadang die sampai nangis," kata ayahnya saat ditemui posbelitung.co di rumahnya, Jalan Air Ketekok, Desa Air Ketekok, Tanjungpandan, Senin (7/1/2019) sore.

Hal itu rutin dilakukan orang tuanya sebulan sekali. Selain itu juga, saat sudah banyak makan, Aripin sampai muntah dan tubuhnya lemas.

Berbagai upaya sudah dilakukan orang tuanya. Di umur 4 bulan, Aripin bahkan 3 kali diopname.

Tak kunjung membaik, ayahnya yang hanya bekerja sebagai kuli bangunan tak dapat berbuat banyak.

Kini, orang tuanya berupaya agar Aripin dapat pengobatan yang lebih layak. Rencananya, bocah pendiam itu akan dirujuk ke rumah sakit di Jakarta.

"Ingin dirujuk ke rumah sakit di Jakarta biar ditangani lebih lanjut. Biar sembuh dan sehat. Apalagi nanti juga mau sekolah," lanjutnya.

Pihak keluarga pun kini berharap uluran tangan para donatur yang berkenan membantu biaya berobat anak kedua dari tiga bersaudara itu.

Bagi yang ingin membantu bocah Aripin bisa menghubungi ayahnya, Maman di 081929673103.(POSBELITUNG.CO/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved