Leisure Bangka Belitung

Pantai Sumur Tujuh Koba, Peninggalan Belanda Jadi Destinasi Wisata

Pantai ini hanya selemparan batu dari lokasi eks PT Koba Tin. Kondisi jalannya cukup baik, meski ratusan

Pantai Sumur Tujuh Koba, Peninggalan Belanda Jadi Destinasi Wisata
IST/HBC
Susana Pantai Sumur Tujuh Koba Bangka Tengah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Perempuan ini berdecak kagum. Sebait kalimat meluncurkan dari bibirnya.

Ketua Honda Brio Community (HBC) Babel ini begitu terpesona, ketika melihat rumput terhampar di tepi pantai.

Dia merasakan seperti sedang berada di kawasan padang ilalang yang beradu dengan desiran angin kencang.

Sumur Tujuh yang terdapat di Bateng tempat produksi garam zaman Belanda, foto, Selasa (1/8/2017).
Sumur Tujuh yang terdapat di Bateng tempat produksi garam zaman Belanda, foto, Selasa (1/8/2017). (Bangkapos.com/evan saputra)

Begitulah reaksinya dan juga para pengunjung lainnya, saat pertama kali menikmati Pantai Sumur Tujuh di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Disebut Pantai Sumur Tujuh karena ada tujuh sumur bekas peninggalan Zaman Belanda di tempat itu.

Pantai ini hanya selemparan batu dari lokasi eks PT Koba Tin. Kondisi jalannya cukup baik, meski ratusan meter menuju pantai belum diaspal.

Di sekitar jalan menuju pantai, suasana alami masih terjaga. Tampak pula kolong berisi air jernih jadi tempat mandi favorit anak-anak di sekitar pantai.Tempat ini tinggal dipoles saja, terutama untuk fasilitas kamar mandi dan musala.

Pepohonan di tepi pantai menambah suasana nyaman untuk bersantai. Bagi yang butuh istirahat, ada beberapa pondok di sepanjang garis pantai.

Pantai Sumur Tujuh bisa masuk daftar sebagai destinasi liburan keluarga. Ada baiknya mengunjungi pantai ini saat pagi dan sore hari karena sinar matahari menambah indah Pantai Sumur Tujuh yang dimaksud. (bangkapos/alzamunzihipni)

Penulis: Alza Munzi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved