Ekspor Indonesia Terimbas Perlambatan Ekonomi China

Jika daya beli dan vitalitas ekonomi China terus melambat, Indonesia akan menghadapi masa-masa sulit untuk merangsang ekonominya melalui ekspor

Ekspor Indonesia Terimbas Perlambatan Ekonomi China
KOMPAS.com
Wakil Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani. 

BANGKAPOS.COM - Melemahnya laju pertumbuhan ekonomi China mulai menunjukkan dampaknya.
Beberapa perusahaan teknologi besar seperti Apple memproyeksikan pertumbuhan penjualan pada yang kian melemah. Tak hanya itu, lapangan kerja di China kian tergerus.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, jika daya beli dan vitalitas ekonomi China terus melambat pada 2019, Indonesia akan menghadapi masa-masa sulit untuk merangsang ekonominya melalui ekspor.

Sebab, persaingan untuk memasuki pasar China semakin ketat karena permintaan China akan barang-barang global kian menyusut.

"China sebagai pembeli paling besar akan didorong untuk memilih pemasok (produsen) yang paling efisien di antara pemasok global lainnya sehingga dapat bersaing dalam perdagangan global meskipun tarif perang dagang sedang tinggi," ujar Shinta ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (9/1/2019).

Adapun Shinta menjelaskan, jika Indonesia tak melakukan efisiensi dalam proses ekspor ke China, maka permintaan barang dari Indonesia bisa terancam.

Selain itu ujar Shinta, konsumen China akan mengubah pola konsumsinya. Konsumen China akan lebih banyak menuntut terhadap kualitas produk yang diimpor ke negaranya. Sehingga, pemerintah Indonesia diharapkan memberikan perhatian lebih kepada konsumen China.

"Karena China bisa saja memberlakukan lebih banyak kebijakan nontarif untuk beberapa komoditas yang diekspor oleh Indonesia," ujar Shinta. 

Berita Ini telah dipublikasikan dengan judul : Apindo: Perlambatan Ekonomi China Bisa Ancam Ekspor Indonesia

Editor: rusaidah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved