Kemenlu Sebut Tak Ada Kerja Paksa Mahasiswa Babel di Taiwan

Yan: Orang kemenlu menyampaikan tidak terbukti adanya kerja paksa dan mengkonsumsi makanan yang tidak halal

Kemenlu Sebut Tak Ada Kerja Paksa Mahasiswa Babel di Taiwan
bangkapos.com/ist
Foto mahasiswa asal Bangka Belitung di Taiwan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan berdasarkan hasi pertemuan pihaknya dengan kementerian luar negeri (Kemenlu) terkait program program Industry-Academia Collaboration mahasiswa Asel Babel yang kuliah di Taiwan tidak benar adanya kerja paksa.

Hal ini disampaikan Yan usai melaksanakan pertemuan dengan pihak kemenlu bersama ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, Wakil Ketua DPRD Hendra Apollo dan Dedy Yulianto, Direktur Polman Babel, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh dan perwakilan lima orang tua mahasiwa Babel yang kuliah di Taiwan, Rabu (9/1/2019).

"Orang kemenlu menyampaikan tidak terbukti adanya kerja paksa dan mengkonsumsi makanan yang tidak halal," kata Yan kepada Bangkapos, Rabu (9/1/2019) malam.

Kedepan, menurutnya harus ada rambu-rambu yang jelas untuk pengiriman mahasiswa magang yang seperti ini, karena ini kan bukan hanya terjadi Babel.

"Mungkin kedepannya, akan lebih banyak karena banyak tawaran. Jangan sampai ini disalahgunakan untuk cari tenaga kerja murah," katanya.

Kemenlu, melalui Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) juga akan turut melakukan pengawasan dan sudah mengantongi data mahasiswa Babel yang mengenyam pendidikan disana.

Ia tak menampik, jika tak semua yang melaksanakan program ini senang. Apabila ada yang ingin pulang maka pihaknya berupaya untuk menyelesaikan.

"Enggak mungkin yang dikirim kesana happy semua, tapi kalau ada yang bermasalah mau pulang ini yang akan diselesaikan secara komprehensif," katanya.

Menurutnya, besok pihaknya juga akan berkunjung ke Kementerian Riset dan Teknologi masih dalam agenda yang sama. (BANGKAPOS/KRISYANIDAYANTI)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved