Surat Kesehatan Rohani Bikin Pelamar CPNS di Pemprov Babel yang Diterima Belum Serahkan Berkas

Surat keterangan kesehatan rohani ini dikeluarkan oleh Rumah Sakit Jiwa

Surat Kesehatan Rohani Bikin Pelamar CPNS di Pemprov Babel yang Diterima Belum Serahkan Berkas
Bangka Pos/Krisyanidayati
Pelamar CPNS yang dinyatakan lolos melakukan pemberkasan di BKPDSDM Babel, Rabu (9/1/2019). 

BANGKAPOS.COM - Kasubit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel, M. Erisco Nurahman mengatakan para pelamar CPNS 2018 yang telah dinyatakan lolos sedikit terhambat dalam memenuhi persyaratan surat keterangan kesehatan rohani.

Erisco menyebutkan, surat keterangan kesehatan rohani ini dikeluarkan oleh Rumah Sakit Jiwa, sedangkan saat ini khusus di Pulau Bangka surat ini hanya bisa dikeluarkan oleh RSJ di Sungailiat.

"Kalau melihat kondisi real dilapangan itu yang sulit dipenuhi peserta surat kesehatan rohani, persyaratan ini kan tidak hanya CPNS Provinsi tapi juga kabuapaten/kota lainnya. Sehingga ini antriannya cukup panjang, dan ini butuh waktu untuk tes," kata Erisco, Rabu (9/1/2019).

Ia menyebutkan, syarat ini harus dipenuhi sehingga mau tidak mau peserta harus melengkapi. Pihaknya, memberikan keringanan dalam bentuk peserta bisa mengumpulkan berkas yang lain, yang kemudian nanti harus melengkapi sebelum tanggal 12 Januari sesuai jadwal.

"Tes kesehatan rohani berjam-jam dan belum antrinya, karena kalau di pulau Bangka pasti ke RSJ kalau semua CPNS yang lolos kesana kan banyak. Kalau peserta mau menyerahkan berkas tapi belum lengkap surat keterangan rohani akan kami terima dengan catatan mereka harus tetap melengkapi sebelum tanggal 12," jelasnya.

Erisco mengatakan pihaknya memberikan waktu enam hari kerja untuk penyerahan berkas. Namun, dimungkinkan ini bisa diperpanjang tergantung kondisi dilapangan. Hingga Rabu (9/1/2019) peserta yang melengkapi berkas baru 20 orang dari 250 orang yang dinyatakan lulus.

"Beradasarkan Perka BKN no 14 memang diamanahkan untuk memverifikasi berkas waktunya 15 hari dan berdasarkan pengumuman kemarin  hanya 6 hari kerja, kalau memang nanti dilapangan  ada beberapa kendala yang tidak bisa dipenuhi calon pelamar kita akan melakukan perpanjangan sampai tanggal 19 Januari," katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap memprioritaskan penerimaan berkas sesuai pengumuman akan dilangsungkan hingga 12 Januari nanti.

"Meskipun belum lengkap berkasnya, berkas yang sudah ada silahkan kumpulkan ke kita. Nanti kami buat berita acara apa saja yang belum lengkap kami minta lengkapi," katanya.  (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)
 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved