Video : Peduli Pahlawan, Lanal Babel Lakukan Pengecatan Monumen Tugu Sahabuddin

Lanal Babel sangat berharap bahwa para pelaku sejarah dari Babel seperti Kelasi Satu Sahabudin yang

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Sebagai bentuk kepedulian sekaligus menghormati sosok pahlawan asal daerah Bangka pihak Pangkalan Angkatan Laut (Lanal Babel), Rabu (9/1/2019) melakukan pengecatan terhadap monumen tugu Sahabudin yang terletak di halaman kantor Dinas Pemuda & Olah Raga (Dispora) Provinsi Babel.

Pantauan bangkapos.com kegiatan pengecatan monumen tugu Sahabudin dilakukan oleh sejumlah personil TNI AL Pos Pangkal Balam. 

Kondisi monumen tugu pahlawan daerah itu (Sahabudin) berikut replika kapal perang RI  sebelum dilakukan pengecatan justru kondisinya terlihat tak terawat, antara lain hal itu terlihat kondisi cat replika kapal perang itu tampak sudah memudar.

Bahkan di sekitar monumen tugu pahlawan itu terdapat dua buah ranjau laut yang diletakan di bagian depan bawah replika kapal perang RI namun kondisi ranjau tersebut catnya sudah terkelupas.

Komandan Lanal Babel, Kolonel Laut (P) Muhamad Taufik mengatakan kegiatan pengecatan monumen tugu pahlawan Sahabudin yang berada di halaman kantor Dispora Prov Babel atau kawasan GOR Sahabudin tak lain sebagai wujud kepedulian dan menghormati sosok Sahabudin selaku pahlawan asal daerah Bangka.

Selain itu alasan lainnya diungkapkan Danlanal Babel yakni kegiatan pengecatan tersebut sekaligus persiapan pihaknya dalam rangka memperingati hari Darma Samudera tak lama lagi bakal digelar oleh pihaknya.

"Hari Dharma Samudera yang diperingati setiap 15 Januari, merupakan suatu peristiwa yang tak bisa dipisahkan dari sejarah perjalanan TNI AL," kata Taufik, Rabu (9/1/2019).

Hari Dharma Samudera sendiri menurutnya dimaknai dengan memperingati peristiwa heroik yang terjadi di Laut Aru pada 15 Januari 1962, dimana pada saat itu telah terjadi pertempuran laut yang melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut.

Lanal Babel sangat berharap bahwa para pelaku sejarah dari Babel seperti Kelasi Satu Sahabudin yang merupakan putra daerah dan berjuang untuk kemerdekaan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Bangka Belitung.

KLS Sahabudin gugur di Laut Aru 15 Januari 1962. Sebuah torpedo dari kapal perang Belanda menghantam lambung KRI Macan Tutul.

"Banyak keterkaitan antara TNI Angkatan Laut dengan sejarah Bangsa dan negara Indonesia, termasuk sejarah berdirinya Provinsi Bangka Belitung, semoga bisa menjadi momentum kebangkitan kejayaan Provinsi Babel di masa mendatang," harapnya. (Bangka Pos/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved