5.888 Orang Jadi Korban Bencana di Babel

BPB Provinsi Babel mencatat sepanjang tahun 2018 ada 315 kejadian bencana di Babel dengan 5.888 korban 31 diantaranya tewas dan hilang.

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sepanjang tahun 2018 ada 315 kejadian bencana di Babel dengan 5.888 korban 31 diantaranya tewas dan hilang. Bencana yang terjadi didominasi oleh kebakaran hutan sebanyak 175 kejadian.

Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa mengatakan, bencana sepanjang tahun kerap terjadi seperti banjir, puting beliung, gelombang laut, kebakaran, gempa bumi dan petir.

"Tahun 2017 hanya ada 277 kejadian, tahun 2018 ada 315 kejadian, terjadi peningkatan," ujarnya, Kamis (10/1).
Mikron menjelaskan, meningkatnya kejadian bencana di Babel disebabkan beberapa hal diantaranya kondisi lingkungan dan musibah akibat aktivitas alam, termasuk pengaruh cuaca.

'Yang meningkat kebakaran hutan dan beberapa bencana lainnya. Tapi kalau untuk banjir ada penurunan tahun 2017 ada 95 kejadian tahun 2018 hanya 34 kejadian," kata Mikron.

Lebih lanjut Mikron menyampaikan, meski kejadian bencana di Babel meningkat namun jumlah anggaran kebencanaan untuk mitigasi tahun 2019 justru menurun.

"Data bencana kita meningkat, tapi anggaran berkurang, dari Rp 9 miliar di tahun 2018 menjadi Rp.7,3 miliar ditahun 2019," ujarnya.
Mikron menambahkan meskipun anggaran terbatas, pihaknya terus berupaya untuk mengoptimalkan anggaran yang ada untuk mitigasi bencana agar tidak menimbulkan banyak korban jiwa.

Mikron menjelaskan dana penanggulangan bencana yang dialokasikan di OPD yang dipimpinnya itu digunakan untuk kegiatan rutin seperti mitigasi, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Yang kurang itu untuk mitigasi pencegahan dan kesiapsiagaan," katanya.
Lebih lanjut, Mikron menyampaikan beberapa upaya yang dilakukan untuk penangggulangan bencana yakni sosialisasi, pelatihan, simulasi kebencanaan, pemasangan tanda bahaya dan larangan. Tak hanya itu, program pemberdayaan seperti gotong royong dan penghijauan juga terus digalakkan.

"Termasuk untuk pembentukan desa tangguh bencana dan perekrutan relawan kebencanaan dan pemberdayaannya," katanya.

Pemprov Siapkan Rp 12,5 Miliar
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menganggarkan Rp 12,5 miliar untuk penanggulangan bencana tahun 2019. Anggaran ini terbagi dua yakni tanggap darurat saat bencana sebesar Rp 5,2 miliar dan penanggulangan bencana yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel sebesar Rp 7,3 miliar.

Halaman
12
Editor: respisiusleba
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved