VIDEO: Kondisi Korban Sambaran Petir Diharapkan Segera Membaik, HNSI Akan Berikan Bantuan

Kondisi korban menderita luka bakar disekitar leher, bahu dan dada hingga tangan kiri. Selain itu juga gendang telingga korban mengalami pendarahan.

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka Ridwan, mengatakan luka bakar yang diderita Kapten Kapal Nelayan Cahaya Tiga H Rusman akibat sambaran petir saat melaut cukup parah.

Kondisi korban menderita luka bakar disekitar leher, bahu dan dada hingga tangan kiri. Selain itu juga gendang telingga korban mengalami pendarahan.

"Kami berharap kondisi Haji Mang cepat membaik yang namanya disambar petir itu sama dengan disengatan listrik berapa ribu volt makanya gendang telinga pecah keluar darah. Harapan kami cepat sembuh," harap Ridwan, saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (10/1/2019) di Rumah Sakit Medika Sungailiat.

Sedangkan kondisi enam ABK lainnya secara tidak langsung terkena sambaran petir ada yang mengalami luka ringan kena serpihan kaca dan ada yang gendangnya telinganya sakit yang sudah dirawat di rumah sakit. Dia berharap kondisi ABK kapal nelayan itu bisa segera pulih.

Pihaknya akan berupaya memberikan bantuan untuk meringan beban keluarga H Mang yang menjadi korban sambaran petir guna biaya berobat ke rumah sakit termasuk untuk perbaikan kapal nelayan yang rusak.

"Kami akan akomodir dan usahakan bantuan secepatnya," jawab Ridwan.

Ia mengingatkan para nelayan untuk berhati-hati saat melaut karena cuaca yang sedang ekstrem apalagi dalam kondisi hujan deras dan adanya petir.

Menurutnya kondisi sekarang ini dalam tahap waspada karena ketinggian gelombang bisa mencapai tiga meter.

"Kondisi cuaca ekstrem, hujan, petir, angin kencang, dan ada puting beliung," kata Ridwan.

Oleh karena itu Ridwan mengimbau agar para nelayan istirahat dulu tidak melaut. Jika harus melaut sebaiknya tidak menggunakan kapal 5 GT ke bawah, lebih aman menggunakan kapal-kapal besar.

Menurutnya, kejadian cuaca ekstrem ini setiap tahun sering terjadi sehingga DPC HNSI Kabupaten Bangka mengantisipasi berkoordinasi dengan tim yang bergerak, SAR dan patroli laut oleh polair maupun lanal supaya bisa meminimalisir musibah yang terjadi di laut. (BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved