Baca Doa Ini Saat Hujan Deras, Angin Kencang dan Petir Menggelegar

Doa-doa Ketika Hujan Lebat, Disertai Angin Kencang dan Petir Menggelegar, Lengkap dengan Artinya

Baca Doa Ini Saat Hujan Deras, Angin Kencang dan Petir Menggelegar
rumaysho.com
Ilustrasi berdoa Saat Hujan Deras, Angin Kencang dan Petir Menggelegar 

BANGKAPOS.COM - Bulan pertama di tahun yang baru atau lebih tepatnya pada Januari, Indonesia mengalami musim penghujan.

Dengan intensitas tinggi yang hampir terjadi setiap harinya, yang membuat banyak orang was-was.

Pasalnya, hujan terkadang turun dengan lebatnya yang disertai angin kencang.

Bahkan tak jarang petir ikut menyambar yang membuat ketakutan semakin bertambah.

Untuk umat muslim, ada panduan doa khusus seperti yang diajarkan Rasulullah yang sudah dirangkum Tribunstyle.com, dari nu.or.id dan sumber lain.

 

Follow IG Bangka Pos:

Berikut beberapa amalan saat hujan yang dikutip dari rumaysho.com:

Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an”

[Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)

Ibnu Baththol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.”

(Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy Syamilah)

Ilustrasi prakiraan cuaca - Awan hitam memayungi Kota Malang terlihat di atas Kampung Tridi, Kelurahan Kesatrian, Kota Malang, Sabtu (25/11/2017). Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi malang menghimbau warga untuk waspada pertumbuhan awan konvektif yang menimbulkan cuaca ekstrim yang berdampak merugikan masyarakat seperti hujan intensitas lebat, badai, guntur dan angin kencang.
Ilustrasi prakiraan cuaca - Awan hitam memayungi Kota Malang terlihat di atas Kampung Tridi, Kelurahan Kesatrian, Kota Malang, Sabtu (25/11/2017). Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi malang menghimbau warga untuk waspada pertumbuhan awan konvektif yang menimbulkan cuaca ekstrim yang berdampak merugikan masyarakat seperti hujan intensitas lebat, badai, guntur dan angin kencang. (Tribunnews.com SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO)
Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved