Musim Hujan, Pembudidaya Ikan Lele Waspadai Jamur dan Aeromonas

Menurut Dodot perubahan suhu secara tiba-tiba saat hujan turun bisa menyebabkan ikan stres

Musim Hujan, Pembudidaya Ikan Lele Waspadai Jamur dan Aeromonas
kompas.com
Ilustrasi peternak ikan lele 

BANGKAPOS.COM,BELITUNG--Pembudidaya ikan lele di Belitung Timur (Beltim) bekerja sedikit ekstra, dan mewaspadai penyakit jamur dan aeromonas pada ikan lele. 

Dodot Dwi Laksono satu diantara pembudidaya ikan lele yang berdomisili di Manggar mengatakan pada saat musim hujan rawan ikan lele terserang jamur dan aeromonas.

Menurut Dodot perubahan suhu secara tiba-tiba saat hujan turun bisa menyebabkan ikan stres, bila ikan sudah stres akan menurunkan dayah tahan tubub ikan lele hingga mudah terserang penyakit.

"Selain itu juga kalau curah hujan tinggi PH air juga bisa berubah, itu juga bisa bikin stres ikan lele, apa lagi kualitas air tidak terjaga," Ujar Dodot kepada posbelitung, Rabu (11/1/2019).

Dodot menjelaskan ciri-ciri ikan lele yang mulai stres yakni ikan mengantung disertai kumis ikan yang mengeriting.

"Kalau jamur itu biasanya ada totol-totol putih, ikan berdiri mengantung dan menyendiri, kalau gak diobati ikan biasa luka, nah saat luka itulah bakteri aeromonas masuk, biasanya kumisnya keriting putus-putus, dan sebagian tubuh ikan mati," ujar Dodot.

Ia menyampaikan bila ikan lele sudah terkena jamur dan aeromonas bisa mengakibatkan mati masal, dan tentunya membuat rugi pembudidaya. 

Untuk mencegah hal tersebut Dodot memberikan ramuan tambahan pakan lele yakni 
rebusan daun sirih merah yang dicampur kepakan pelet ikan.

" Atau bisa dengan cara mencampur bawang putih di pakan ikan, dosisnya aja disesuaikan dengan pakan, " ujar Dodot.

Menurut Dodot cara yang dicobanya tersebut cukup efektif untuk ikan-ikan lele budidayanya. (posbelitung/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved