Satu Petani Dapat 500 Bibit Lada

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada April mendatang akan menyerahkan 1,4 juta bantuan bibit lada kepada petani di Babel.

Satu Petani Dapat 500 Bibit Lada
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi. 

BANGKA POS.COM, BANGKA --Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada April mendatang akan menyerahkan 1,4 juta bantuan bibit lada kepada petani di Babel. Selain bibit, bantuan yang akan diberikan berupa tajar hidup dan pupuk.

Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi menjelaskan 1,4 juta bibit lada tersebut merupakan bibit lada berkualitas yang diperoleh dari sembilan penangkar yang telah bersertifikat. Pembagian bantuan bibit ini tidak hanya untuk pengembangan luasan lahan namun juga untuk peremajaan (rehabilitasi) tanaman lada petani yang rusak.

Juaidi mengatakan satu petani akan mendapatkan 500 bibit berikut juga tajar hidup dan pupuk. Namun, sebelum mendapatkan bantuan para petani ini harus dilatih bagaimana menerapkan dan menanam sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

"Bibit tahun 2019 yang sudah siap salur di bulan April ada 1,4 juta dari kementerian. Ini semua varitas unggul hasil kerjasama kita dengan UGM seperti Nyelungkup," kata Juadi, Jum'at (11/1).

Lebih lanjut Juadi menargetkan tahun 2019 ini ada 2,2 juta bibit yang akan dibagikan kepada masyarat Babel. Namun baru dibagikan 1,4 juta lantaran ketersediaan bibit.

"1,4 juta ini bibit yang tersedia, kementerian punya program 3 juta bibit untuk seluruh Indonesia, maka akan kita alokasikan dulu sesuai ketersediaan bibit, target kita 2,2 juta dengan harapan bisa produksi tambahan dan tersalurkan," katanya.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi lapangan terhadap Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang akan menerima bantuan bibit. Sebelumnya CPCL ini telah mengirimkan proposal untuk mengajukan permintaan bibit.

"Mulai minggu ini kita tracking calon penerima bantuan. Kita ingin memantapkan kesiapan lokasi yang diusulkan memiliki lahan dsn betul-betul petani termasuk domisilinya. Jadi bantuan ini tepat sasaran," tambahnya.

Sedangkan untuk tajar hidup, ia menyebutkan pemerintah Provinsi bekerjasama dengan kabupaten untuk memberikan bantuan.

'Tajar hidup sama 1,4 juta batang. Kalau tajar hidup sinergi dengan kabupaten/kota, misalnya kabupaten berapa provinsi berapa. Syukur-syukur bisa 50 persen 50 persen," harapnya.

Untuk pupuk, menurutnya yang akan dibantu ialah pupuk organik.

"Kalau pupuk bervariasi kebutuhan lahan yang dianggap subur 5-8 kg per lobang tanam, lahan kritis harus dosisnya agak tambah," jelasnya. (o2)

Berita selengkapnya baca Bangka Pos, Edisi Cetak, Sabtu, 12 Januari 2019

Editor: respisiusleba
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved