Berita PT Timah

Kampung Reklamasi PT Timah Kembangkan Pertanian Hidroponik

Sayuran hidroponik ini sehat untuk dimakan sehingga masyarakat datang kesini langsung untuk membelinya sambil jalan-jalan berwisata.

Kampung Reklamasi PT Timah Kembangkan Pertanian Hidroponik
bangkapos/edwardi
Yahya Nugraha Tirta Atmaja, Kabid Sarana Prasarana dan SDM Umum PT Timah Tbk menunjukkan sayuran pagoda yang ditanam sistim hidroponik. 

BANGKAPOS.COM -- Kampung Reklamasi milik PT Timah Tbk di Desa Air Jangkan g Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini melakukan pengembangan pertanian sistem hidroponik dan budidaya ikan sistem bioflok.

Hal ini diungkapkan Yahya Nugraha Tirta Atmaja, Kabid Sarana Prasarana dan SDM Umum PT Timah Tbk yang ditemui bangkapos com, Jumat (11/01/2019).

"Jenis tanaman sayuran yang ditanam, seperti kailan, pagoda, sawi dan lainnya, tapi saat ini sayuran sudah banyak dipanen, yang ini sayuran pagoda masih tersisa sedikit," kata Yahya di sela-sela menemani peninjauan pengawas dari PT Timah Tbk Jakarta.

Diungkapkannya, uji coba pengembangan pertanian sayuran sistem hidroponik sudah berlangsung sekitar satu tahun lebih.

"Untuk sayuran hidroponik ini dari mulai tanam sampai panen sekitar 40-45 hari, apabila sudah melewati itu sayuran dianggap sudah tua dan afkir, bila tidak laku dijual terpaksa diberikan ke ternak atau dimakan ikan dalam kolam," ujarnya.

Sayuran hidroponik ini sehat untuk dimakan sehingga masyarakat datang kesini langsung untuk membelinya sambil jalan-jalan berwisata.

"Sayuran pagoda ini kita jual per paket atau kantong dengan berat sekitar 3 ons seharga Rp 10.000," ujarnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved