Alhamdulillah, Operasi Tahap Pertama Bocah Penderita Hirschprung Berjalan Lancar

Aripin bocah berusia empat tahun yang mengidap hirschprung atau masalah pada usus akhirnya menjalani operasi tahap pertama di RSUD dr Marsidi Judono

Alhamdulillah, Operasi Tahap Pertama Bocah Penderita Hirschprung Berjalan Lancar
IST/dok RSUD dr Marsidi Judono
Tim dokter RSUD dr Marsidi Judono melakukan operasi tahap pertama terhadap Aripin bocah penderita hirschprung, Sabtu (12/1/2019) lalu. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG-- Aripin bocah berusia empat tahun yang mengidap hirschprung atau masalah pada usus akhirnya menjalani operasi tahap pertama di RSUD dr Marsidi Judono, Sabtu (12/1/2019).

Keputusan operasi dilakukan pasca Aripin menjalani pemeriksaan intensif oleh tim dokter RSUD yang terdiri dari dr Widodo SpB, dr Hendra SpAn, asisten operator dan penata anastesi.

"Alhamdulillah operasi tahap pertama berjalan lancar dan sukses. Kalau untuk tahap kedua kami masih menunggu proses pemulihan dan mengoreksi gizi pasien," ujar Direktur RSUD dr Hendra SpAn kepada posbelitung.co, Minggu (13/1/2019).

Ia mengatakan jika Aripin tidak segera ditangani secara medis maka akan mengalami gangguan tumbuh kembangnya, ilius obstruktif dan peritonitis.

Bahkan parahnya lagi, jika kotoran pada usus tidak dikeluarkan maka akan terjadi sepsis yang menyebabkan kompilkasi yang parah.

"Maka dari itu operasi tahap pertama kami lakukan kolostomi dan nanti yang kedua pullthrough yaitu penarikan bagian usus besar yang terdapat kelainan perserapan ke anus jadi nanti ususnya bisa normal kembali," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengirim tim untuk mendampingi dan memantau kondisi Aripin.

Isyak mengatakan tim ini khusus diturunkan untuk memastikan bahwa Aripin bisa ditangani dengan baik sampai proses rujukan dilaksanakan.

"Jadi tim ini kamibsplit untuk membantu proses rujukan sampai dengan koordinasi dengan pihak RSUD Marsidi Judono untuk penanganan medis awal," ujarnya.

Dirinya bersyukur operasi tahap pertama di RSUD dr Marsidi Judono berjalan lancar sehingga seluruh kotoran yang tersumbat di dalam perutnya bisa dikeluarkan.

"Terimakasih kepada Direktur RSUD, para dokter spesialis terkait dan pihak terkait lain yang sudah bekerja bersama sebagai sebuah tim dalam memberikan solusi atas penanganan masalah Aripin. Ini bukti jika kita mau berubah kita bisa dan kita hebat jika bersama-sama," ungkapnya.

Isyak juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama bekerja dalam mensukseskan program Sistem Pelayanan Kesehatan Yang Terintegrasi (SEHATI) agar bisa segera dilaunching ke masyarakat. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis rujukan tidak mengalami masalah seperti yang dialami Aripin. (POSBELITUNG.CO/DEDE SUHENDAR) 

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved