Animo Masyarakat Buat Sertifikat Halal Alami Peningkatan

Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel tahun 2019 akan memfasilitasi sekitar 250 UMKM untuk mendapat sertifikat halal.

Animo Masyarakat Buat Sertifikat Halal Alami Peningkatan
(Bangkapos.com/agus nuryadhyn)
Direktur LPPOM MUI Nardi Pratomo saat menyerahkan sertifikat halal di AMDK Bolesa 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kota Pangkalpinang memiliki komitmen agar rumah makan di Kota Pangkalpinang memiliki sertifikat halal dalam tahun 2019.

"Ini merupakan komitmen dari Walikota Pangkalpinang, bahwa ada 100 rumah makan untuk mendapatkan sertifikat halal, " ujar Direktur LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo, Jumat (11/1).

Dikemukakan Nardi juga ada komitmen dari pemerintah kabupaten di antaranya Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

Nardi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel tahun 2019 akan memfasilitasi sekitar 250 UMKM untuk mendapat sertifikat halal.

"Kami mentargetkan tahun 2019 ada sekitar 1.000 sertifikat halal," ujarnya.

Menurut Nardi, bahwa animo pada tahun 2019 masyarakat untuk mendapatkan sertifikat halal.

"Ada sekitar 80 persen merupakan baru mendapat sertifikat halal," jelasnya.

Dikatakan Nardi bahwa sertifikat halal dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui fasilitas Pemerintah Daerah.

Disisi lain Kabag Produksi PT Duta Putra Lexindo Pangkalpinang Achmad Ekbal menjelaskan awal produksi air minum dalam kemasan (AMDK) Bolesa,16 Agustus 1999.

Dimana kata Ekbal bahwa air bolesa masuk dalam klasifikasi air demineral sesuai Permenprin no 78.

Bahkan sudah menerima ISO 9001:2008 berubah pada 17 Nopember 2017 menjadi ISO 9001:2015. Begitupula sebelumnya SNI 3553:2006 Berubah pada 17 November 2017 menjadi SNI 6241:2015.

Dijelaskan Ekbal bahwa AMDK Bolesa mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar (market leader) yang memiliki sumber daya profesional menjadi perusahaan ramah lingkungan.

Sehingga menjadi perusahaan lokal terkemuka sesuai ISO 9001:2015 yang memenuhi keinginan pelanggan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.

"Memberikan konstribusi dalam pembangunan nasional serta melakukan usaha sesuai kaidah ekonomi yang sehat," ujar Ekbal. (BANGKAPOS.COM/Agus Nuryadhyn)

Penulis: agusrya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved