Dinilai Jumlahnya Sudah Cukup, 2019 Pemprov Tak Cetak Sawah

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Juaidi mengatakan tahun 2019 pemprov Babel tidak lagi melakukan pencetakan sawah.

Dinilai Jumlahnya Sudah Cukup, 2019 Pemprov Tak Cetak Sawah
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Juaidi. 

BANGKAPOS.COM - Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Juaidi mengatakan tahun 2019 pemprov Babel tidak lagi melakukan pencetakan sawah.

Juaidi menyebutkan, tahun ini akan lebih fokus intensifikasi tanaman padi untuk meningkatkan produktivitas. Pihaknya menilai, jumlah luasan sawah di Babel sudah cukup banyak. Namun, diakuinya hasilnya belum optimal.

"Luasan areal kita sudah cukup, sehingga tahun ini tudak ada cetaj sawah. Tapi kita optimalkan lahan yang sudah dicetak, kalau yang tadi hasilnua hanya 2,3 ton menjadi 3,5 ton," kata Juaidi akhir pekan lalu.

Ia menyebutkan, ada beberapa upaya yang akan dilakukan pihaknya untuk meningkatkan produktivitas padi seperti  penyediaan bibit, mengawal distribusi pupuk subisidi, meningkatkan komptensi petani, penanganan hama penyakit, dan penanganan paska panen.

Tak kalah penting menurutnya, untuk meningkatkan hasil panen petani melalui pemantauan hama secara ketat di lokasi persawahan. Ia menyebutkan dari sebelum menanam.

"Balai proteksi pengawasan organisme pengangkutan hama harus pemantauan secara ketat di lokasi persawahan dimulai sebelum tanam, harus bisa diidentifikasi hama dan penyakit apa, apakah endemik tikus, wareng, belas. Sehingga sebekum tanam bisa menyiapkan penanganan," jelasnya.

Ada beberapa central penanaman sawah di Babel, seperti di Rias Bangka Selatan, Belitung. Hampir seluruh kabupaten ada lokasi sawah namun jumlah bervariasi dan tidak merata.

"Paling banyak di Rias memang, kita akan memetakan ulang status lahan sawah buat cluster yang sudah baik, tidak dirawat, kita buat perencaan yang sistematis, ketersedian air, tenaga kerja, dan benih. Semua akan kita petakan, kolaborasi kabupaten/kota dan BPTP," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved