Hj Yulinar: Pertumbuhan Ekonomi Babel Harus Diatas 5%

Setelah selama ini ekonomi Bangka Belitung terlena dan tergantung kepada sektor pertambangan timah mulai memikirkan penghasilan dari sektor lain.

Hj Yulinar: Pertumbuhan Ekonomi Babel Harus Diatas 5%
Bangka Pos
Caption HJ Yulinar bersilahturahmi dengan warga toboali Bangka Selatan 

BANGKAPOS.COM -- Hj Yulinar melihat kondisi pertumbuhan perekonomian di Bangka Belitung belum maksimal akibat berbagai permasalahan yang harusnya bisa dicarikan jalan keluar.

Berdasarkan data dari pemerintah daerah pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung beberapa tahun terakhir masih dibawah 5%. Padahal dengan kondisi sumber daya alam yang berlimpah pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung bisa diatas 5%.

"Apa yang menjadi masalah sehingga pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung masih dibawah 5% harusnya dicarikan jalan keluar ini yang harus kita pikirkan kedepannya agar masyarakat bisa makmur dan Sejahtera ," kata Hj Yulinar.

Minimnya investasi yang dapat mendorong percepatan ekonomi Bangka Belitung karena sejumlah hambatan tidak semestinya terjadi.

Investor harus bisa mendapatkan penawaran menarik dan mendapatkan kemudahan dalam berinvestasi.

"Belum tembusnya angka lima persen pertumbuhan ekonomi Babel, lantaran masih minimnya investasi yang masuk ke Babel kedepannya harus menjadi perhatian bersama agar investasi terus meningkat," kata Hj Yulinar

Hj Yulinar mengatakan setelah selama ini ekonomi Bangka Belitung terlena dan tergantung kepada sektor pertambangan timah mulai memikirkan penghasilan dari sektor lain.

Dahulu nelayan dan petani meninggalkan aktivitas mereka untuk menambang dan sekarang kembali lagi mencari ikan dan berkebun. Ini harus didorong bagaimana hasil dari perkebunan dan hasil laut dapat dimaksimalkan. Penyediaan peralatan, bibit serta mendorong harga jual yang tinggi harus bisa direalisasikan.

"Jadi harus berkelanjutan hasil disiapkan bibit unggul untuk perkebunan, alat tangkap yang baik untuk nelayan tak kalah penting harus bisa mendorong harga jual yang baik saya yakin ekonomi masyakarat akan meningkat," kata Hj Yulinar

Selain berupaya menarik investasi dan memaksimalkan hasil usaha masyarakat konsumsi rumah tangga juga perlu ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ini akan saling berkaitan dan harus memilki keseimbangan.

"Kalau konsumsi rumah tangganya sudah baik, ini juga berdampak pada meningkatnya pendapatan masyarakat, mengurangi pengangguran, dan saya yakin ekonomi akan meningkatkan," tukasnya.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved