Lantik 115 JFT Wagub Babel Ingatkan ASN Tercipta Untuk Jadi Pelayanan Masyarakat 

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah melantik 115 Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) di Lingkungan Pemprov Babel, di ruang Pasir Padi

Lantik 115 JFT Wagub Babel Ingatkan ASN Tercipta Untuk Jadi Pelayanan Masyarakat 
Bangka Pos/Krisyanidayati
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah melantik 115 Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) di Lingkungan Pemprov Babel, di ruang Pasir Padi, Senin (14/1/2019). 

BANGKAPOS.COM - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,  Abdul Fatah melantik 115 Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) di Lingkungan Pemprov Babel, di ruang Pasir Padi, Senin (14/1/2019).

Pelantikan berdasarkan SK nomor 188.44/1093/BKPSDM/2018 31 Desember 2018, ini berlangsung dengan khidmat sekitar 45 menit itu disaksikan oleh kepala BKPSDM Babel, Sahirman Jumli dan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yanuar.

Dalam kesemapatan itu, wagub mewanti-wanti para ASN yang dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjaga integritas.

"Pejabat fungsional dengan jabatan masing-masing ini sudah lama dan berdasarkan UU no 5 tahun 2014 tentang ASN, pegawai ASN yang diangkat jabatan fungsional wajib diambil sumpah dan janjinya," katanya.

Bagi Fatah, tak ada perbedaan antara pejabat struktural dan fungsional, dan berdasarkan Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat fungsional juga harus dilantik dan diambil sumpahnya untuk meningkatkan tanggungjawabnya sebagai abdi negara.

Wakil Gubernur KepulauanBangka Belitung,  Abdul Fatah melantik 115 Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) di Lingkungan Pemprov Babel, di ruang Pasir Padi, Senin (14/1/2019).
Wakil Gubernur KepulauanBangka Belitung, Abdul Fatah melantik 115 Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) di Lingkungan Pemprov Babel, di ruang Pasir Padi, Senin (14/1/2019). (Bangka Pos/Krisyanidayati)

"Saya mengingatkan jabatan struktural dan fungsional tidak ada bedanya cuma bagian dan mekanismenya yang beda, pelantikan JFT harus kita lakukan, hanya yang beda kalau pejabat fungsional diangkat menerima  SK, langsung menerima tunjangan jabatan. Kalau jabatan struktural kalau belum diambil sumpah belum bisa langsung," katanya.

Dirinya meminta agar para pejabat yang baru dilantik ini, dapat bertugas dengan maksimal dalam melayani masyarakat.

"Saya ucapkan selamat kami tunggu karyanya. Kalau suatu saat naik jabatan lagi pasti akan dilantik lagi. Tidak ada aturan yang menggariskan adanya perbedaaan dari struktural dan fungsional misalnya dari sisi pakaian," katanya.

Tantangan sebagai pelayan masyarakat saat ini begitu besar, kepercayaan masyarakat dan pelayanan yang diberikan juga harus optimal.

"Bapak ibu tanggungjawab semakin tinggi, setiap menduduki jabatan akan wajib dimabil sumpah agar bertanggungjawab, setiap rupiah kita terima tanggungjawab kepada masyarakat, tolong jangan diselewengkan dan disalahgunakan  jabatan, tegakkan disipilin dan integritas dan jangan kecewakan masyarakat Babel," pesannya.

Ia juga meminta, agar pejabat yang dilantik ini mawas diri, tidak berprilaku konsumtif meskipun sudah mendapatkan tunjangan jabatan.

"Kalau mengikuti selera enggak ada habisnya, apalagi sekarang sudah ada tunjangan jabatan. Pandai-pandai memnage diri. Kit tidak dicipatkan menjadi orang kaya raya tapi juga diciptakan sebagai pelayan masyarakat," katanya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved