Maskapai Diminta Bijaksana Soal Harga Tiket Pesawat

Babel sedang gencar-gencarnya untuk promosi wisata. Namun, dengan tingginya harga tiket akan membuat orang enggan datang ke Babel.

Maskapai Diminta Bijaksana Soal Harga Tiket Pesawat
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Dinas Pariwisata Babel, Rivai. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rivai menyebutkan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari masyrakat dan travel agent melalui media sosial terkait meroketnya harga tiket pesawat.

"Dari media sosial ini sudah ramai dibahas. Laporan langsung ke kita belum ada, tapi kalau di medsos sudah sangat banyak. Ini berdampak langsung pada kunjungan wisatawan kita," katanya, Senin (14/1/2019).

Ia menyebutkan, Babel sedang gencar-gencarnya untuk promosi wisata. Namun, dengan tingginya harga tiket akan membuat orang enggan datang ke Babel.

"Disaat kita menggaungkan pariwisata tapi harga tiket enggak mendukung. Contohnya saja ada yang dari Aceh mau ke Jakarta mereka ke Malaysia dulu, baru ke Jakarta. Sedangkan wisatawan kita masih didominasi domestik," jelasnya.

Ia meminta maskapai lebih bijak dalam menerapkan batas atas dan batas bawah harga tiket.

"Travel agent yang juga merasakan langsung, karena mereka bersentuhan langsung dengan wisatawan, ini harus bijak maskapai dalam menerapkan harga," pintanya.

Disinggung soal memaksimalkan transportasi laut untuk jalur wisata, ia menyebutkan wisatawan enggan memilih ini lantaran menghabiskan waktu yang lama.

"Wisatawan berkunjung ke Babel biasanya 3 hari dua malam. Kalau naik kapal saja dari tanjungpriok ke pangkalpinang 24 jam, habis waktunya. Belum lagi pulangnya, kapan mereka berliburnya," katanya.

Kedepan, memang pihaknya bersama dinas perhubungan sedang merancang konektivitas antar pulau-pulau kecil. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved