Molen Sudah Panggil OPD Terkait Genangan yang Muncul di Kampung Opas

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) akan mempelajari penyebab genangan yang beberapa waktu lalu terjadi di kawasan POT

Molen Sudah Panggil OPD Terkait Genangan yang Muncul di Kampung Opas
Bangkapos/Alza Munzi Hipni
Genangan air setinggi lutut orang dewasa di ruas jalan Opas Indah, Kelurahan Tamansari, Kota Pangkalpinang, Kamis (30/3/2017). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) akan mempelajari penyebab genangan yang beberapa waktu lalu terjadi di kawasan POT, belakang Pujako, Kampung Opas, Pangkalpinang. Selanjutnya pihaknya akan mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

Molen menyatakan, telah mendapat laporan terkait ini bahwa genangan di kawasan tersebut terjadi setelah adanya peningkatan tinggi aspal jalan di kawasan tersebut.

"Saya juga sudah dapat laporan akibat ada peningkatan jalan di sana sehingga air lari ke selokan lalu meluber. Saya lihat lagi, kami sudah panggil OPD terkait dan diskusikan jalan keluarnya bagaimana nanti. Kami tidak cari salah, tetapi cari solusinya," beber Molen seusai menghadiri paripurna istmewa dengan agenda penyampaian Pokok-pokok Pikiran Reses Anggota DPRD Pangkalpinang, Senin (14/1/2019) siang.

Warga Kampung Opas, Lino menuturkan, rumahnya menjadi satu dari sejumlah rumah di kawasan tersebut yang tergenang air pada saat hujan lebat Sabtu (12/1/2019) lalu. Sebelumnya air tak pernah masuk ke perumahan warga dan hanya menggenangi jalan raya.

Setelah aspal ditinggikan, air jadi mengalir masuk ke selokan lalu meluap dan masuk ke rumah warga. Tak hanya rumah warga, air juga masuk ke rumah ibadah di kawasan itu.

"Itu sejak aspalnya ditinggikan, sebelumnya tidak pernah. Airnya masuk selokan lalu meluap masuk ke rumah-rumah warga," kata Lino kepada Bangka Pos baru-baru ini. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved