Sidang Tipikor Laptop Beltim Kembali Digelar di PN Pangkalpinang

Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pengadaan laptop tahun anggaran (TA) 2015 senilai Rp 3 miliar kembali digelar

Sidang Tipikor Laptop Beltim Kembali Digelar di PN Pangkalpinang
(Ryan A Prakasa)
Suasana ruang sidang utama gedung Pengadilan Negeri Tipikor Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pengadaan laptop tahun anggaran (TA) 2015 senilai Rp 3 miliar kembali digelar, Senin (14/1/2019) di gedung Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pangkalpinang.

Sidang kali ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung Timur (Beltim) menghadirkan tiga orang terdakwa, masing-masing Bi, So dan Fe.

"Hari ini agenda sidang kasus tipikor pengadaan laptop Beltim yakni pemeriksaan para terdakwa namun kita masih menunggu majelis hakim," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Noviansyah SH.

Pantauan bangkapos.com, pelaksanaan sidang tipikor bertempat di ruang sidang utama, namun suasana ruang sidang saat itu sekitar pukul 10.30 WIB masih terlihat sepi pengunjung, hanya saja para terdakwa terlihat sudah hadir dalam ruang persidangan, termasuk dua orang JPU pun terlihat sudah hadir dalam ruang sidang terkecuali para majelis hakim.

Sekedar diketahui perkara tipikor ini berawal dari pengungkapan yang dilakukan oleh pihak kejaksaan (Kejari Beltim) lantaran proyek pengadaan laptop senilai Rp 3 M di intansi DPPKAD Beltim diduga telah terjadi penyimpangan.

Dalam perkara tipikor ini tak cuma 3 orang oknum ASN yang terlibat hingga duduk di kursi pesakitan, namun pihak Kejari Beltim pun belum lama ini sempat melakukan penahanan terhadap seorang tersangka lainnya yakni Ku selaku pihak penyedia jasa/barang proyek pengadaan laptob di DPPKAD Beltim.

Saat ini Ku berstatus sebagai tahanan Kejari Beltim dan akan mengikuti proses persidangan di PN Tipikor Pangkalpinang.

(BANGKA POS/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved