Tingkatkan Kualitas Santri, Ahmadi Sopyan Ingin Pesantren Bangun Fasilitas Ilmu Terapan

Tokoh pemuda Bangka Belitung (Babel), Ahmadi Sopyan minta kurikulum pendidikan pesantren dibenahi sesuai perkembangan keilmuan terkini.

Tingkatkan Kualitas Santri, Ahmadi Sopyan Ingin Pesantren Bangun Fasilitas Ilmu Terapan
Bangka Pos
Ahmadi Sopyan Mengunjungi Pondok Pesantren Al - Islam, Kemuja, Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM -- Tokoh pemuda Bangka Belitung (Babel), Ahmadi Sopyan minta kurikulum pendidikan pesantren dibenahi sesuai perkembangan keilmuan terkini.

Menurutnya, kurikulum pendidikan pesantren harus disesuaikan dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan masyarakat. Santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama tapi juga ilmu umum terapan.

"Upaya yang paling tepat adalah menambah dan mengembangkan kurikulum madrasah dan pesantren sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi," kata Ahmadi di Pondok Pesantren Al-Islam, Desa Kemuja, Kabupaten Bangka.

Penulis buku ini juga menilai pemberian bantuan dapat menjaga keberlangsungan pendidikan agama di pondok pesantren. Namun, dia menyebutkan dengan adanya pemberian dana bantuan, khawatir adanya intervensi pemerintah yang bisa melunturkan karakter kemandirian pesantren.

"Pesantren itu kokoh karakternya karena kemandiriannya. Kita tak boleh lupa akan sejarah bagaimana pesantren itu berdiri, yakni mandiri," ungkap Ahmadi Sopyan.

Lanjut, Ahmadi yang juga salah satu alumni Pondok Pesantren Al-Islam mengatakan sinergitas antara pemerintah dengan alumni pesantren serta non pesantren harus tetap dijaga guna menguatkan hubungan untuk meningkatkan perkembangan pendidikan pondok pesantren.

"Pemerintah harus mengokohkan dan mengembangkan pesantren-pesantren yang ada dan memberikan tempat dan kesempatan yang sama kepada alumni pesantren dengan alumni non pesantren. Dengan seperti itu pesantren secara tidak langsung berkembang. Saya siap memberikan bantuan dalam bentuk materi dan non-materi," pungkasnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved