Yayasan Bangka Alam Lestari Tanam 1.000 Pohon di Bukit Sak Buk

Penanaman pohon pertama dilakukan pada tanggal 27 Januari 2018 lalu dan kedua kalinya dilakukan penanaman

Yayasan Bangka Alam Lestari Tanam 1.000 Pohon di Bukit Sak Buk
Bangkapos/Nurhayati
Ketua Yayasan Bangka Alam Lestari Ahung berfoto bersama Gubernur Babel H Erzaldi Rosman Djohan saat penanaman pohon, Senin (14/1/2019) di Kawasan Hutan Lindung Bukit Rebo (Bukit Sak Buk). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Ketua Yayasan Bangka Alam Lestari Tjen Foeng Fa yang akrab disapa Ahung mengatakan pihaknya konsen terhadap pelestarian lingkungan.

Yayasan yang didirikannya kembali melakukan penanam pohon untuk kedua kalinya.

Penanaman pohon pertama dilakukan pada tanggal 27 Januari 2018 lalu dan kedua kalinya dilakukan penanaman kembali di Kawasan Hutan Lindung Bukit Rebo (Bukit Sak Buk) yang juga ditandai dengan pelepasan hewan atau dikenal dengan nama Fang Shen.

Pada tahun 2019 ini pihaknya bekerjasama dengan KPHP Sigambir dengan melakukan penanaman 1.000 pohon dengan berbagai varian di Bukit Sak Buk.

"Penanaman pohon Trambesi disepanjang jalan Lintas Timur di kiri dan kanan jalan sepamjang kurang lebih 4.000 pohon yang dimulai dari Jembatan Emas sampai dengan persimpangan Pantai Rebo," jelas Ahung saat penanaman pohon, Senin (14/1/2019) di Kawasan Hutan Lindung Bukit Rebo (Bukit Sak Buk). 

Selain itu juga pihaknya melakukan pemeliharaan rutin dari pohon yang ditanam dengan melakukan penyiraman, pembersihan dan menjaga dari bahaya kebakaran.

Dia mengatakan, program kerjasama penanaman pohon oleh Yayasan Bangka Alam Lestari dan KPHP Sigambir akan terus dilaksanakan secara bertahap setiap tahunnya sampai tahun 2026.

Program lain yang mereka laksanakan yakni membuat international meditation center, sekolah alam dimana anak-anak dapat mengenal hutan dan ekosistemnya, ketrampilan pelatihan bahasa dan ilmu pengetahuan lainnya, camping ground, tracking area,

rehabilitasi untuk ketergantungan terhadap narkotika dan zat adiktif lainnya dengan pendekatan spiritual, dan sarana rekreaksi bagi semua lapisan masyarakat. 

"Kami berkomitmen untuk berkontribusi langsung dalam pelestarian lingkungan dan sosial secara umum," kata Ahung.

Dia berharap hal ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak.

"Kami berharap dapat didukung oleh pemerintah provinsi dan pemerintah setempat untuk membantu proses perizinannya," harap Ahung.
(BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved