Langkah-langkah Pembenahan RSUD Depati Hamzah, Direktur Baru & Kenaikan Tunjangan Dokter Spesialis

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyampaikan sejumlah rencana pembenahan pelayanan di RSUD Depati Hamzah.

Langkah-langkah Pembenahan RSUD Depati Hamzah, Direktur Baru & Kenaikan Tunjangan Dokter Spesialis
BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) saat meninjau sejumlah ruangan di gedung baru RSUD Depati Hamzah, Selasa (15/1/2019). Hari ini operasionalisasi gedung baru tersebut diresmikan oleh Molen. 

BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyampaikan sejumlah rencana pembenahan pelayanan di RSUD Depati Hamzah. Ini ia sampaikan pada saat memberikan sambutan pada acara peresmian operasionalisasi gedung baru rumah sakit tersebut, Selasa (15/1/2019).

Molen misalnya menyampaikan akan segera melantik Direktur RSUD yang baru, berjanji menaikkan tunjangan dan fasilitas untuk para dokter spesialis, dan meminta manajemen baru bekerja lebih keras dan tegas saat membenahi pelayanan. Dia mengatakan, sejak dilantik pada pertengahan Desember 2018 lalu, membenahi pelayanan rumah sakit adalah satu di antara target kerjanya.

"Rumah sakit ini menurut saya sudah lumayan megah. Tinggal tugas kedua, percuma rumah sakit kita baik, tetapi pelayanannya belum maksimal," kata Molen.

Untuk pelayanan maksimal, kata dia, perlu kerja bersama seluruh jajaran rumah sakit.

"Alkes-nya masih kurang, sarana prasarananya masih sangat kurang, kita kejar nanti melalui manajemen baru. Insyaallah kalau tidak hari ini, besok dilantik direktur rumah sakit umum yang baru. Nanti untuk manajemen ke bawahnya langsung diperbaiki, kita rombak, kita bagusin, biar pelayanan kita akan semakin baik," kata Molen

RSUD Depati Hamzah Janjikan Kenaikan Tunjangan Dokter Spesialis

Molen juga meminta Kepala Dinas Kesehatan dr Ristum membuat simulasi pelayanan dan peningkatan kesejahteraan pegawai. Tahun ini, kata dia, pihaknya telah menaikkan tunjangan dokter spesialis sebesar Rp 20 juta per bulan.

"Insyaallah tahun depan akan saya tambahkan jadi Rp 30 juta," ucapnya.

Menurut dia, peningkatan kesejahteraan pegawai ini bisa diterapkan dengan memaksimalkan sistem Badan Layanan Umum Daerah di RSUD Depati Hamzah. Dia menyatakan hal serupa pernah ia lakukan saat membenahi pelayanan rumah sakit di Kabupaten Ogan Kemering Ulu (OKU), Sumsel, sewaktu dirinya menjadi penjabat bupati di sana.

Sebagai gambaran, Molen bilang, take home pay petugas kebersihan di rumah sakit di OKU adalah sebesar Rp 3,5 juta.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved