Mendadak 66 Pejabat Pemkot Pangkalpinang Tes Urine, Hasilnya Negatif

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mendadak mengikuti tes urine di ruang OR, Kantor Wali Kota, Senin (14/1/2019)pagi.

Mendadak 66 Pejabat Pemkot Pangkalpinang Tes Urine, Hasilnya Negatif
(BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN)
Sampel urine puluhan pejabat Pemkot Pangkalpinang saat tes urine dadakan yang dilakukan bekerja sama dengan BNNK Pangkalpinang di ruang OR, Kantor Wali Kota, Senin (14/1/2019). 

BANGKAPOS.COM -- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mendadak mengikuti tes urine di ruang OR, Kantor Wali Kota, Senin (14/1/2019) pagi.

Tes urine bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pangkalpinang ini juga diikuti sebanyak 66 pejabat eselon II dan III mulai dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat. Hasilnya kemudian dinyatakan bahwa Molen dan jajaran pejabat lainnya negatif menggunakan narkoba.

"Alhamdulillah hasilnya, semuanya negatif," kata Molen kepada sejumlah wartawan sesuai tes urine yang dilakukan dadakan di sela acara Sosialisasi Sismonev Inpres No.6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional 2018-2019 dan Program Kelurahan Bersinar oleh BNNK Pangkalpinang ini.

Molen mengatakan, tes urine dadakan ini merupakan inisiatif dirinya sebagai Wali Kota Pangkalpinang. Tidak ada pejabat yang tahu akan ada tes urine selain dirinya dan Kepala BNNK Pangkalpinang, AKBP Ichlas Gunawan. "Ini juga tidak ada yang tahu. Kecuali kita berdua, tiba-tiba kunci pintu, langsung," kata Molen.

Menurut dia, tes urine ini dilakukan karena ingin menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Tes serupa juga akan dilakukan ke seluruh jajaran ASN dan pegawai.

Pemkot, kata Molen, juga akan memberikan dukungan berupa anggaran untuk melaksanakan tes urine secara rutin. "Kami juga akan telusuri hingga ke staf, seluruh ASN yang ada di Kota Pangkalpinang," ucap Molen.

Molen menyatakan, ada sanksi tegas bagi ASN yang terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba. "Sesuai ketentuan akan ada kebijakan (tegas). Ya, sudah ada yang ditindak, satu diberhentikan, dua lagi sedang proses," tandasnya.

Terkait hasil tes urine yang dilakukan terhadap Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) dan puluhan pejabat eselon II dan III, AKBP AKBP Ichlas memastikan semua hasilnya negatif.

Sesuai apa yang disampaikan Molen, tes urine serupa akan terus dilakukan hingga ke seluruh jajaran OPD Pangkalpinang. "Termasuk PKK juga mungkin akan kami lakukan tes urine. Ini harus didukung pemerintahannya," imbuh AKBP Ichlas. (dedy qurniawan)

Editor: Herru W
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved