TPA Paritenam Krisis, Ahmadi Sopyan Ajak Masyarakat Daur Ulang Sampah

Masih belum ada solusi tepat terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional Paritenam yang dianggapnya sudah melebihi kapasitas tampung.

TPA Paritenam Krisis, Ahmadi Sopyan Ajak Masyarakat Daur Ulang Sampah
Bangka Pos
TPA Paritenam Krisis, Ahmadi Sopyan Ajak Masyarakat Daur Ulang Sampah 

BANGKAPOS.COM -- Tokoh pemuda Bangka Belitung (Babel), Ahmadi Sopyan mengungkapkan permasalahan sampah di kota Pangkalpinang cukup krusial. Menurutnya, masih belum ada solusi tepat terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional Paritenam yang dianggapnya sudah melebihi kapasitas tampung.

"TPA di Pangkalpinang sudah begitu menggunung dan saya tahu persis karena hampir tiap pekan saya melihat langsung kegiatan di TPA Pangkalpinang, yakni di TPA Paritenam Kota Pangkalpinang. Persoalan sampah di Pangkalpinang ini cukup krusial," ujar Ahmadi Sopyan saat ditemui di Pangkalpinang, Selasa (15/1/2019).

Ahmadi menyampaikan, Kota Pangkalpinang sangat membutuhkan TPA Regional sebab TPA Paritenam sudah melebihi kapasitas dengan pasokan sampah minimal 150 ton per hari.

Sampah yang terdistribusi dari berbagai wilayah kini kian menggunung. Untuk menanggulangi masalah ini, Ahmadi mengusulkan agar pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan masyarakat dan organisasi untuk memberikan edukasi masyarakat untuk melakukan daur ulang sampah.

"Kita masih dalam kategori pandai membuang tak pandai mengolah dan mengelola. Pemerintah daerah harus segera menyiapkan konsep matang, misalnya memberdayakan masyarakat atau organisasi dalam mengolah sampah di setiap kelurahan, misalnya daur ulang. Menjadikan sampah sebagai pupuk organik dan sebagainya," ucapnya

Lebih lanjut, Ahmadi menyebutkan bahwa sampah rumah tangga merupakan penyumbang pasokan sampah terbesar di TPA yang ada. Dia menambahkan pemerintah daerah harus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengelola sampah agar bisa dijadikan suatu barang jadi hasil daur ulang sampah.

"Lebih dari itu, memberikan pemahaman dan pendidikan kepada masyarakat untuk bisa mengolah sampah menjadi barang yang didaur ulang," pungkasnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved