Para Korban Investasi Bodong Bikin Akun Medsos, Inilah Namanya

Sebuah akun media sosial diluncurkan untuk menampung para warganet yang pernah menjadi korban penipuan investasi

Para Korban Investasi Bodong Bikin Akun Medsos, Inilah Namanya
ISTIMEWA/DOK.ANDRE EFFENDI
TERIMA JAMUAN -- Anggota jaringan investasi virtual Bitcoin saat jamuan makan dan malam apresiasi di salah satu Hotel di Malaysia, 8 Mei 2016. 

BANGKAPOS.COM -- Sebuah akun media sosial diluncurkan untuk menampung para warganet yang pernah menjadi korban penipuan investasi bodong, misal investasi di mata uang virtual.

Akun di laman Facebook yang diberi nama Masyarakat Anti Ponzi, sekaligus sebagai sarana informasi terkait regulasi dan skema investasi yang diduga akan merugikan nantinya.

Baca: Acil Beberkan Fakta dan Kisah Jadi Investor Bitcoin BTC Panda Hingga Melapor ke Polisi

"Kami namakan MAP atau Masyarakat Anti Ponzi. Karena kami lihat para pelaku bisnis ini sangat lihai dan sering bertukar tempat dengan modus baru," kata salah satu korban penipuan, Andre Effendi, Sabtu (12/01/2019) akhir pekan ini.

Dia menuturkan, Ponzi merupakan istilah yang merujuk skema bisnis berkedok investasi. Penawaran investasi dengan skema Ponzi mirip sistem multi level marketing (MLM) dan arisan online. Skema Ponzi ini juga digunakan dalam skema bisnis berkedok investasi mata uang virtual.

Baca: Rugi Miliaran, Ratusan Warga di Bangka Belitung Tertipu Investasi Bitcoin, Begini Kronologisnya

Sejauh ini lanjutnya, seperti diketahui ada berbagai macam mata uang virtual, dimana yang paling terkenal adalah Bitcoin.

Selain Bitcoin, imbuhnya ada juga mata uang virtual Ethereum, Ripple, Litecoin, Iota, Dash, dan sebagainya.

Andre sendiri merupakan korban skema Ponzi untuk investasi di Bitcoin di salah satu perusahaan, yakni BTC Panda. Andre sendiri mengaku rugi Rp 480 juta akibat skema Ponzi yang dilakukan BTC Panda.

Dia juga telah membuat laporan polisi terkait kerugiannya. "Semua sistem dan pemberitaan yang pernah ada terkait Ponzi kami posting di akun ini. Termasuk gambar-gambar para pelaku ada di sini. Supaya masyarakat tahu dan tidak ada lagi korban berikutnya," kata Andre.

Saat ini anggota grup MAP mencapai 29.948 orang. Tidak hanya dari Indonesia, tapi juga dari Malaysia, Brunei dan Vietnam.

Andre Efendy pelapor penipuan investasi uang virtual bitcoin
Andre Efendy pelapor penipuan investasi uang virtual bitcoin (Istimewa)

"Kami saling berbagi informasi. Rupanya jaringannya (BTC Panda) masih orang yang sama," ujar Andre.

Dia pun mewanti-wanti agar tidak ada lagi yang percaya iming-iming undangan gratis.

"Kami para leader jaringan kan pernah diundang ke Vietnam dan Malaysia. Semuanya difasilitasi. Ujung-ujungnya setelah investasi mereka kabur," bebernya.

Sementera itu anggota MAP bernama Rizal dan Renico juga mendorong publikasi media sosial agar tidak ada lagi praktik penipuan dengan skema Ponzi di jagat maya.

Baca: Polisi Panggil 6 Orang Selidiki Laporan Kasus Bitcoin

Dia berharap kepolisian segera melakukan penangkapan dari laporan dan bukti yang sudah disampaikan.

Sembari menunggu proses hukum, informasi MAP diharapkan bisa membentengi masyarakat dari kemungkinan munculnya praktik penipuan baru.(Kompas.com)

Editor: emil
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved