Titi Wati Wanita Berbobot 220 Kilogram Jalani Operasi, Tim Dokternya Berjumlah 10 Orang

Titi Wati, penderita obesitas dengan berat badan mencapai 220 kilogram baru saja menjalani operasi pengecilan lambung (bariatrik)

Titi Wati Wanita Berbobot 220 Kilogram Jalani Operasi, Tim Dokternya Berjumlah 10 Orang
Instagram/@ndorobeii
Titi Wati memegang foto saat beratnya masih ideal. 

BANGKAPOS.COM -- Titi Wati, penderita obesitas dengan berat badan mencapai 220 kilogram baru saja menjalani operasi pengecilan lambung (bariatrik). Sebelum dilakukan operasi kondisi Titi sebenarnya sudah membaik, ia sudah mampu berbaring miring ke kanan dan kiri.

Sebelum dilakukan operasi, pasien sempat dijenguk oleh istri Gubernur Kalimantan Tengah Yulistra Ivo, yang datang memberikan semangat kepada Titi Wati.

Kepada awak media, usai menjenguk ke ruang perawatan Titi Wati, Yulistra Ivo mengatakan, kondisi pasien Obesitas tersebut membaik, bisa posisi miring dan duduk dalam waktu singkat.

"Alhamdulillah kondisinya membaik sudah tidak kesulitan untuk tidur miring dan tadi sempat duduk tapi sebentar,"ujarnya.

Pelaksanaan operasi pengecilan lambung atau Bariatrik terhadap Titi Wati oleh tim dokter dari Bali dan Kalimantan Tengah yang jumlahnya mencapai sepuluh orang yakni dari Bali enam orang dan dari Kalteng empat orang.

Dokter dari Kalimantan Tengah yakni spesialis bedah digestif satu orang, spesialis anastesi dua orang, satu dokter bedah sedangkan dari Bali enam orang dokter yakni, ahli bedah digestif konsultan, anastesi dan anastesi intensif care dan dokter bedah dua orang serta juga ada dokter rawat bedah.

Ketua Tim Dokter yang melakukan operasi Titi Wati, I Gede Eka Rusdiantara menjelaskan pelaksanaan operasi berlangsung dengan baik dan lancar selama sekitar satu jam lima belas menit dengan penanganan sepuluh dokter dan sesuai dengan rencana.

Dokter spesialis bedah konsultan Digestif dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana Bali ini mengatakan, sebenarnya tidak ada kendala yang berarti, hanya saja lemak dari pasien cukup tebal sehingga yang dicari bagian lemak yang paling tipis setebal 15 sentimeter.

"Setelah dilakukan operasi pertama ini kami akan kembali melakukan operasi tahap kedua setelah adanya penyusutan berat badan berkisar antara 50-60 kilogram, sekitar enam sampai delapan bulan ke depan. Setelah dilakukan operasi ini makanan pasien akan diatur untuk menurunkan berat badannya," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, biasanya usaui operasi yang dilakukam hari ini akan terjadi penyusutan berat badan pasien yang berkisar antara 15 kg sampai 25 kg.

Halaman
12
Editor: Herru W
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved