Korupsi Anggaran Makan Minum, Kejari Basel Periksa 25 Saksi dari Kalangan ASN

dalam kasus tipikor kali ini pihaknya pun sempat melakukan pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap seorang istri pejabat daerah setempat

Korupsi Anggaran Makan Minum, Kejari Basel Periksa 25 Saksi dari Kalangan ASN
Bangkapos/Ryan A Prakasa
Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Safri SH MH 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sedikitnya 25 orang saksi berasal dari unsur aparat sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Basel.

Hal tersebut diungkapkan oleh pihak Kejari setempat terkait pengembangan penyidikan perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) anggaran Makan Minum (Mamin) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Basel
tahun anggaran 2017 senilai Rp 2,4 miliar.

"Sampai saat sudah 25 ASN telah kita periksa terkait kasus tipikor anggaran makan minum di sekretariat pemda Bangka Selatan," kata Kajari Basel, Safri SH saat ditemui di sela-sela menghadiri acara pelantikan/serah terima jabatan (sertijab) Asisten Pengawas (Aswas) Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Kejati Babel), Kamis (17/1/2019) di gedung aula kejaksaan setempat.

Tak cuma itu bahkan dalam kasus tipikor kali ini pihaknya pun sempat melakukan pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap seorang istri pejabat daerah setempat.

"Selain itu kita pun sempat melakukan pemeriksaan saksi lainnya termasuk istri wakil bupati Bangka Selatan dalam hal ini sebagai saksi," tegasnya.

Meski diakuinya dalam kasus korupsi anggaran makan minum ini pihaknya telah menetapkan sedikitnya 3 orang tersangka dan kini sudah dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Bukit Semut, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Sebagaimana rilis bangkapos.com yang pernah dimuat sebelumnya disebutkan jika pihak Kejari Basel menetapkan 3 orang tersangka kasus korupsi ini bertepatan Hari Anti Korupsi se-dunia 2018 lalu.

Tiga orang tersangka itu masing-masing Sekda Bangka Selatan Suwandi A.KS, selaku penggunaan anggaran, Kabag Umum Setda Endang Kristinawati MM dan Bendahara pengeluaran Setda Yusuf A.Md.

Penetapan ketiganya bedasarkan pemeriksaan alat bukti, saksi, surat dan keterangan ahli.(BANGKA POS/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved