BPJ Berharap Pekerja dan Pengusaha Saling Bersinergi

Bambang Patijaya berharap hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Bangka Belitung harus terjalin baik.

BPJ Berharap Pekerja dan Pengusaha Saling Bersinergi
Bangka Pos
Bambang Patijaya berharap pekerja dan pengusaha saling bersinergi. 

BANGKAPOS.COM - Hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Bangka Belitung (Babel) harus terjalin baik. Hal itulah yang ingin dibangun Ketua PHRI Babel, Bambang Patijaya, saat berdialog dengan aktivis buruh Babel, Darusman Aswan.

Bambang Patijaya menuturkan bahwa dalam pertemuan dengan aktivis buruh Babel adalah mencari suatu frekuensi yang sama di dalam harmonisasi hubungan antara pekerja dan pengusaha.

"Pertemuan tadi itu maksudnya baik sehingga di masa yang akan datang dapat dicari suatu formula penyelesaian untuk permasalahan-permasalahan menyangkut hubungan industrial di Babel," ujarnya di Pangkalpinang, Senin (14/1) lalu.

Pria yang kerap disapa BPJ itu menyebutkan, sebuah komunikasi hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha di Negeri Serumpun Sebalai pada umumnya harus ditingkatkan sehingga diperlukan sinergisitas antara pekerja dan pengusaha.

"Maka hubungan dan komunikasi yang baik itu bisa tercipta antara pekerja dan pengusaha itu terpenuhi. Perusahaan juga dapat bekerja dengan maksimal agar hasil yang diinginkannya dapat tercapai," imbuhnya.

Sementara, Aktivis Buruh Babel Darusman Aswan menilai, secara keseluruhan Bangka Belitung ditopang oleh suasana karakter masyarakat yang kompromis.

"Saya anggap karakteristik masyarakat di Babel ini kompromis sehingga enggak begitu heboh. Karakter masyarakat Babel mengendepankan kompromi, jadi hal itu tidak tampak," katanya.

Namun, kalau dikaji lebih detail lagi, banyak hal industri yang harus diperbaiki, terutama soal regulatornya. Pemerintah membina tenaga kerja harus melakukan sosialisasi menerus, mengawasi menerus, dan tidak dibiarkan orang berkonflik.

Adapun berkaitan dengan sinergisitas antara pekerja dan pengusaha, Darusman yang juga Ketua SPSI Babel ini berpikir itu sudah ada di dalam LKS Tripartit, dengan memandang pentingnya keberadaan LKS Tripartit ini.

"Semangat saya dari dulu, dan saya berharap pengusaha dan pekerja itu sinergi sebab saling membutuhkan," ujarnya.

"Artinya bagaimana menyinergikannya, kan ada regulasi. Kalaupun regulasi dianggap berat oleh pengusaha, kita bisa duduk bareng saling berunding dan diskusi," lanjutnya. (Bangka Pos/wan)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved