Melawan Saat akan Ditangkap, Residivis Ini Tumbang Ditembak Polisi

Zain (30) warga Pangkalan Niur, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas

Melawan Saat akan Ditangkap, Residivis Ini Tumbang Ditembak Polisi
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Tersangka curanmor yang dilumpuhkan oleh Tim Jatanras Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (17/1/2019). 

BANGKAPOS.COM -- Zain (30) warga Pangkalan Niur, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas karena berusaha melawan saat ditangkap, Kamis (17/1/2019).

Residivis ini diamankan Tim 1 Jatanras Subdit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung karena diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor (Curanmor) beberapa waktu lalu.

Selain membekuk tersangka, polisi mengamankan barang bukti (BB) satu unit sepeda motor dan kunci perusak untuk beraksi.

"Masih kita lakukan pengembangan mengingat tersangka adalah residivis pencurian," kata Kasubdit Jatanras Polda Babel, AKBP Wahyudi, Kamis (17/1/2019).

Penangkapan Zain bermula upaya Tim 1 Subdit Jatanras dipimpin Ipda Defriansyah yang menyelidiki kasus pencurian sepeda motor di Pangkalan Biru, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka.

Saat itu korban kehilangan motor yang diparkir di belakang rumahnya usai pulang dari kebun. Lalu kejadian tersebut dilaporkan korban ke Polsek Riausilip.

Pada Kamis (17/1/2019) Tim Jatanras mendapatkan informasi ada warga di Baturusa, Kecamatan Merawang mengendarai sepeda motor seperti milik korban dan tanpa memiliki dokumen.

Ipda Defriansyah bersama anggotanya langsung menindaklanjuti informasi tersebut dan mencari keberadaan warga tadi.
Ternyata motor tersebut dikuasai oleh Andi, warga Baturusa. Andi membeberkan kalau motor tersebut ia beli dari Zain warga Pangkal Niur seharga Rp 1 juta.

Keberadaan Zain di Kelapa Kabupaten Bangka Barat langsung ditindaklanjuti dengan memburu tersangka.

Saat dibekuk Zain sedang berada di halaman rumah rekannya. Tersangka sempat berusaha kabur dan melawan ketika dilakukan pengembangan. Terpaksa satu peluru dilepaskan ke kaki kanannya, Zain pun terkapar tak berkutik.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamakan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung. "Kita juga masih melakukan pengecekan ke polsek-polsek apakah tersangka juga melakukan aksi pencurian disana," tandas AKBP Wahyudi. (deddy marjaya)

Editor: Herru W
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved