Perbaiki Kualitas Pendidikan, Ahmadi Sopyan Ingin Guru Rutin Diberikan Pelatihan Kompetensi

Ahmadi Sopyan agar seluruh guru dan staf pengajar di sekolah perlu diberikan pelatihan kemampuan digital dan teknologi.

Perbaiki Kualitas Pendidikan, Ahmadi Sopyan Ingin Guru Rutin Diberikan Pelatihan Kompetensi
Bangka Pos
Ahmadi Sopyan Ingin Guru Diberikan Pelatihan Kompetensi 

BANGKAPOS.COM -- Penulis sekaligus budayawan, Ahmadi Sopyan menegaskan bahwa seluruh guru dan staf pengajar sekolah di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) perlu diberikan pelatihan kemampuan digital dan teknologi. Hal ini guna menambah kompetensi guru dan kualitas pendidikan di Bangka Belitung.

"Para guru dan staf pengajar harus rutin diberikan pelatihan agar bertambah pengetahuan dan wawasan dalam sistem mengajar. Setiap hari perkembangan zaman dan teknologi berkembang pesat, tentunya para staf pengajar tidak boleh berhenti belajar," ujar Ahmadi Sopyan di Pangkalpinang.

Ahmadi Sopyan yang juga maju sebagai Calon Anggota DPR RI Dapil Babel ini juga mengatakan mesti ada upaya penguatan pendidikan karakter agar guru menyadari kewajibannya sebagai tenaga pendidik. Hal tersebut sejalan dengan legislasi yang tertuang pada UU No. 20 Tahun 2003 sebagai usaha mewujudkan proses belajar berkualitas agar peserta didik secara aktif bisa mengembangkan potensi diri para murid.

"Pendidikan kita masih pada tahap penyeragaman, yakni dianggap berprestasi adalah yang memiliki nilai akademik bagus. Oleh karenanya, penting untuk sekolah memiliki data minat dan bakat peserta didik serta memberikan wadah sesuai dengan minat dan juga bakat mereka," jelasnya

Ahmadi juga mengungkapkan realita kegiatan belajar-mengajar di sekolah saat ini masih berlangsung secara informatif dengan komunikasi satu arah kepada peserta didik. Dia meminta agar para guru bisa mengajar dengan cara yang lebih atraktif, supaya terjadinya dialog interaktif antara guru sebagai pendidik dengan murid sebagai peserta didik.

"Guru mengajar tidak boleh hanya berkutat pada halaman buku, tapi memperkaya dengan dialog, diskusi, praktek, dan memberikan ruang bagi para murid untuk berkreasi," katanya.

Lebih lanjut, Ahmadi berupaya mendorong agar pemerintah bisa ambil andil peran terhadap masalah ini. Dia menilai, pencapaian tujuan pendidikan bergantung pada bagaimana proses pembelajaran yang berlangsung secara efektif dan dikemas oleh pihak pengajar dengan kreatif.

"Dinas Pendidikan harus banyak bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menumbuhkan semangat, minat, dan bakat para peserta didik di sekolah-sekolah. Karena masa depan anak-anak kita bukan hanya dilihat dari nilai akademik saja, dibutuhkan proses pembelajaran yang efektif dan juga kreatif," pungkasnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved