Kebakaran di Batu Belubang, Ketua RT Ungkap Warganya Trauma Rumah Dimangsa Kobaran Api

rumah Alias ini ludes terbakar, yang tersisa hanya beberapa helai pakaian, tabung gas dan rak piring saja.

Kebakaran di Batu Belubang, Ketua RT Ungkap Warganya Trauma Rumah Dimangsa Kobaran Api
Bangkapos/irakurniati
puing-puing sisa kebakaran yang meluluhlantahkan gudang beserta sebagian rumah di RT 01 Dusun Pantai, Desa Batu belubang, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka tengah, pada Sabtu (19/1/2019) dini hari tadi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Insiden kebakaran yang menghanguskan gudang dan sejumlah rumah warga RT 01 Dusun Pantai, Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (19/1/2019) dini hari tadi, turut menyisakan trauma bagi keluarga Alias.

Rumahnya berikut barang-barang ludes dimangsa jago merah, termasuk surat tanah. 

Akibat kejadian ini, dia bersama istri dan anaknya diungsikan ke rumah saudara yang masih berada di desa tersebut.

Baca: Kebakaran Gudang dan Tiga Rumah di Desa Batu Belubang Diduga Ini Penyebabnya

Dirinya pun belum bisa ditemui dan tidak berkenan bertemu orang banyak. Hal ini dinyatakan oleh ketua rukun tetangga (RT) 01, Alimudin. 

"rumah Alias ini ludes terbakar, yang tersisa hanya beberapa helai pakaian, tabung gas dan rak piring saja. Dia nya masih trauma dan tidak bisa ditemui." katanya. 

Baca: Sebelum Kebakaran, Mus Dengar Suara dari Samping Rumahnya

Alimudin menyatakan insiden yang diduga awal karena hubungan arus pendek (korsleting listrik), kecil kemungkinan diakibatkan hal tersebut.

Sebab pada saat kejadian, terdengar suara percikan api dan ledakan serta suara orang berlarian.

Ia pun langsung keluar rumah dan tidak sempat lagi mengetahui siapa orang yang berlarian, karena panik melihat api sudah membumbung tinggi. 

"kita menduga ya karena ada unsur kesengajaan. Tapi kan kalau dugaan tidak bisa memastikan juga. Sebab kalau dibilang kosleting listrik, listriknya masih menyala sebelum itu." sambung Alimudin. 

Sementara itu, dia mengaku, warga yang mengalami musibah ini sudah diberi bantuan oleh dinas sosial Kabupaten Bangka tengah dan Provinsi Bangka belitung, berupa pakaian dan selimut. 

Api menghanguskan sebuah gudang yang terdapat puluhan jeriken berisi solar dan mesin kapal, juga enam rumah kontrakan, satu rumah warga ludes serta empat bagian dapur warga habis. Kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah. (*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved