Namanya Terdengar Jorok, Namun Rasa Durian Namlung atau 'Tai Babi' Bikin Tepar

Namanya Terdengar Jorok, Namun Rasa Durian Namlung atau 'Tai Babi' Bikin Tepar

Namanya Terdengar Jorok, Namun Rasa Durian Namlung atau 'Tai Babi' Bikin Tepar
Youtube durian traveller
Para Durian Traveller ketika berburu durian Cumasi, Namlung atau "Tai Babi" 

BANGKAPOS.COM--Musim Durian menjadi salah satu hal yang ditunggu para pengemar durian.

Penyuka buah beraroma tajam ini seakan-akan berlomba-lomba untuk mencari dan menjajaki buah yang dijuluki King of Fruit ini.

Berbagai jenis durian akan dicoba untuk sekedar mencari kelebihan setiap jenisnya.

Tidak jarangpula para traveler durian rela datang jauh-jauh ke sebuah daerah untuk mencoba jenis dan varian buah durian unggulan sebuah daerah.

Seperti yang diunggah di Yotube oleh akun Durian Traveller dan Sahabat Hortikultura Indonesia.

Para traveler durian ini rela datang ke Pulau Bangka Provinsi Bangka Belitung khususnya Kabupaten Bangka Barat sekedar untuk mencicipi kelezatan dan rasa khas durian Cumasi atau Namlung  yang biasanya dipanggil warga lokal durian "Tai Babi".

Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniadi Menunjukkan Durian Cumasi atau Tai Babi
Ketua DPRD Bangka Barat, Hendra Kurniadi Menunjukkan Durian Cumasi atau Tai Babi (youtube durian Traveller)

Kedatangan para traveler durian ini ternyata dijamu oleh Ketua DPRD Bangka Barat Hendra Kurniadi.

Diakui Yanto Durian Traveller asal Tegal, Durian Cumasi atau Namlung atau "Tai Babi"  memiliki rasa khas.

" Dikebun paling kecil dihargai Rp 150 ribu, kalau besar bisa Rp 300-350 ribu. kata pemiliknya bila sudah di treatmen dengan baik dan benar maka akan dijual kiloan," ujar Yanto.

Durian Cumasi menurut Yanto sangat layak untuk diburu dan layak untuk dibudidayakan. RAsa durian Namlung tidak dapat dirasa di durian lain, rasanya memiliki khas tersendiri. 

Durian Cumasi atau Namlung atau
Durian Cumasi atau Namlung atau "Tai Babi" (Youtube sahabat traveller)
Halaman
123
Penulis: zulkodri
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved