Pelajar Wanita Digerebek Bersama 9 Pelajar Pria di Kontrakan, Ini yang Mereka Lakukan

Sebanyak 10 orang siswa SMA dan SMK di Sungailiat ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangka.

Pelajar Wanita Digerebek Bersama 9 Pelajar Pria di Kontrakan, Ini yang Mereka Lakukan
(Bangkapos/ferylaskari)
Sepuluh pelajar dari berbagai sekolah di Sungailiat diamankan di Kantor Satpol PP Bangka, Kamis (17/1/2019) karena bolos di sebuah kontrakan di Gg Menumbing Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM -- Sebanyak 10 orang siswa SMA dan SMK di Sungailiat ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangka. Mereka digerebek ketika berada di sebuah rumah kontrakan di Gang Menumbing Sungailiat, pada jam pelajaran sekolah, Kamis (17/1). Salah satunya adalah seorang siswi.

Salah seorang siswa saat diinterogasi Tim Satpol PP Bangka, mengaku tak menyukai satu mata pelajaran di sekolahnya sehingga bolos.

"Saya tidak suka pelajaran hitung hitungan, maka saya bolos," kata siswa itu, Kamis (17/1).

Sedangkan satu-satunya siswi yang diamankan ketika dikonfirmasi, mengaku terpaksa bolos karena terlambat masuk sekolah.

"Saya bangun kesiangan, lalu diajak teman-teman ke kontrakan di Gang Menumbing. Di kontrakan itu saya cuma duduk-duduk saja, sedangkan teman yang lain tidur-tiduran dan ada yang merokok," ungkap siswi ini.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundanagan-Undangan, Achmad Suherman, Kamis (17/1) menyebut 10 pelajar ini akan diberikan pembinaan.

Ia menjelaskan, penggerebekan para pelajar tersebut bermula adanya laporan masyarakat yang menyebut ada rumah kontrakan yang diduga disalahgunakan oleh oknum pelajar.

Pol PP kemudian menurunkan tim untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Rupanya ketika tiba di lokasi, terbukti para pelajar memang sedang bolos.

"Mereka ini pelajar SMA dan SMK di Sungailiat. Mereka masing-maisng satu orang siswi dan sembilan orang siswa. Kita pergoki mereka di sebuah kontrakan di Gang Menumbing," beber Suherman .

Para pelajar tadi digiring ke Kantor Satpol PP Bangka di Sungailiat. Mereka disuruh duduk bersila di lantai halaman kantor, sambil mendengarkan pengarahan. Pol PP juga memanggil para orangtua pelajar untuk diberikan pengarahan.

"Program kita wajib belajar. Kalau tidak sekolah ya di rumah. Jangan sampai nongkrong-nongkrong, ngumpul, nanti hasilnya negatif. Itu yang kita takuti generasi kita," sebutnya.

Saat singgung apakah Pol PP menemukan bukti narkoba atau sejenisnya di kontrakan tadi? Suherman menyatakan tidak.

"Kalau narkoba tidak ditemukan. Tapi tadi ada anak yang mengaku ada minuman arak, mereka minum arak. Apalagi perempuannya satu, kalau mereka mabuk, gimana nanti? Makanya jangan sampai itu terjadi, kita cegah dulu," tandas Suherman.

Suherman mengimbau pemilik kontrakan agar menegur penghuni kontrakan. Upaya itu hendaknya dilakukan agar penghuni kontrakan tidak mengganggu lingkungan sekitarnya.

"Kalau bisa jangan dikasih anak-anak nongkrong. Kita juga koordinasi dengan pihak sekolah, agar anak anak ini diberikan pembinaan," tegas Suherman. (ferry laskari)

Editor: Herru W
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved