Masih 5,38 Juta Penduduk Indonesia Belum Rekam KTP-el, Wilayah Timur Paling Banyak

Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo mengungkapkan sekitar 5,38 juta penduduk Indonesia belum mengikuti perekaman KTP-el

Masih 5,38 Juta Penduduk Indonesia Belum Rekam KTP-el, Wilayah Timur Paling Banyak
posbelitung/suharli
Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan, Sipil Zudan Arif Fakrulloh saat melakukan jemput bola perekaman KTP-el di Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Kamis (27/12/2018) 

Masih 5,38 Juta Penduduk Indonesia Belum Rekam KTP-el, Wilayah Timur Paling Banyak

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo mengungkapkan sekitar 5,38 juta penduduk Indonesia belum mengikuti perekaman kartu tanda penduduk berbasis elektronik (KTP-el).

"Target perekaman E-KTP hingga hari ini sudah mencapai 97,21 persen. Sehingga penduduk yang belum terekam ini kurang lebih 5,38 juta (orang)," kata Hadi dalam pidatonya di kantor Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Jakarta, Minggu (20/1/2019).

Baca: Sasar Pemilih Pemula, Disdukcapil Beltim Rekam KTP-el Serentak

Menurut dia, sebagian besar warga yang belum mengikuti perekaman KTP-el ada di lima provinsi, yakni Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

"Di Provinsi Sulawesi Barat (mencapai) 77,8 persen, Maluku itu ada 79,95 persen, Maluku Utara baru mencapai 79,44, kemudian di Papua Barat itu mencapai 64,18 persen, dan Papua 37,98 persen," ujarnya. 

Dengan demikian, Kemendagri akan mengirim tim yang terdiri dari 138 orang ke lima provinsi tersebut.

Mereka berasal dari enam provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DI Yogyakarta, dan Kalimantan Selatan.

Baca: 60.333 KTP Invalid di Babel Telah Dimusnahkan

Tim tersebut, kata Hadi, ditugaskan untuk mendukung percepatan perekaman KTP-el di lima provinsi wilayah Indonesia Timur.

"Sehingga dengan upaya gotong royong dan partisipasi dari enam provinsi kami ucapkan terima kasih, dengan segala upaya semoga segera dapat menyelesaikan (perekaman), untuk itu segera pedomani apa yang telah digariskan di dalam pedoman teknis," kata Hadi.

Ia juga berpesan kepada tim agar tidak menolak keinginan warga dari wilayah domisi lain yang sedang tinggal di lima provinsi tersebut untuk perekaman KTP-el.

Halaman
12
Editor: Jaryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved