Baasyir Bebas

Keberatan Pihak Asing Karena Jokowi Bebaskan Baasyir, Keraguan hingga Soal Setia pada Pancasila

Keberatan Pihak Asing Karena Jokowi Bebaskan Baasyir, Keraguan hingga Soal Setia pada Pancasila

Keberatan Pihak Asing Karena Jokowi Bebaskan Baasyir, Keraguan hingga Soal Setia pada Pancasila
Kolase Twitter/@PBB2019
Abu Bakar Baasyir dan Yusril Ihza Mahendra di Lapas Gunung Sindur, Jumat (18/1/2019). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Rencana pembebasan Ustaz Abu Bakar Baasyir dari Lembaga Pemasyarakatan mendapat penolakan dari asing. Meski pemerintah menegaskan pembebasan sosok ini prihal kemanusiaan.

Pemerintah Australia keberatan dengan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepaskan narapidana teroris Abu Bakar Baasyir.

Baasyir akan dilepaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur atas dasar kemanusiaan. Mengenai rencana itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyampaikan keberatan kepada Pemerintah Indonesia.

Merespon hal itu, calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berpandangan pembebasan Baasyir merupakan langkah tepat yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

Terutama sudah menilik dari sifat penegakan hukum dan kemanusiaan.

"Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu," ujar Ma'ruf.

Disampaikan Ma'ruf seusai acara deklarasi dukungan relawan Moja 31, Cigugur Girang, Bandung Barat, Minggu (20/1/2019). Ma'ruf meyakini, persoalan pembebasan Baasyir tidak akan mempengaruhi hubungan diplomasi antar kedua negara, lantaran memiliki kedaulatannya masing-masing.

"Tidak, kita masing-masing punya kedaulatan," ungkapnya.

Ma'ruf berharap tak ada intervensi antar negara terkait permasalahan Abu Bakar Baasyir. Ma'ruf mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ya, supaya tidak mengintervensi masing-masing negara," imbuh Ma'ruf.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved