Pasien BPJS Kesehatan Tidak Bisa Minta Layanan Dua Tingkat Lebih Tinggi

Pasien pemegang JKN-KIS‎ khususnya kelas I dan II, tidak bisa meminta pelayanan dua tingkat lebih tinggi dari kelas kepesertaannya.

Pasien BPJS Kesehatan Tidak Bisa Minta Layanan Dua Tingkat Lebih Tinggi
Dokumen Bangka Pos
Suasana pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung, Senin (21/1/2019). 

BANGKAPOS.COM  - Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Andri Rikopaltera mengatakan Permenkes Nomor 51 Tahun 2018 telah mengatur besaran biaya bagi peserta‎ JKN-KIS di luar Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ingin naik kelas layanan di rumah sakit.

Menurutnya pasien pemegang JKN-KIS‎ khususnya kelas I dan II, tidak bisa meminta pelayanan dua tingkat lebih tinggi dari kelas kepesertaannya.

Jika masih dilakukan, maka kepesertaan BPJS Kesehatan tidak berlaku dan yang bersangkutan akan dianggap sebagai pasien praktikelir (umum).

"Misalnya ada pasien BPJS Kesehatan kelas II minta naik ke pelayanan kelas I dan pasien kelas I minta naik ke VIP itu masih bisa. Tapi kalau dia naik dari kelas II ke VIP, itu tidak bisa karena layanan BPJS Kesehatannya gugur," ujar Andri kepada posbelitung.co, Senin (21/1/2019).

‎Kemudian, lanjutnya, untuk besaran biaya kenaikan kelas setingkat lebih tinggi akan dihitung berdasarkan selisih dari INA-CBGs antar kelas.

Misalnya, biaya paket INA-CBGs kelas II sebesar Rp 4 juta dan kelas I sebesar Rp 5 juta, maka pasien yang meminta layanan naik kelas akan dikenakan biaya Rp 1 juta.

Sedangkan untuk pasien BPJS Kesehatan kelas I yang meminta layanan ke kelas VIP, maka akan dikenakan biaya maksimal 75 persen dari INA-CBGs kelas I.

‎"Memang tiap rumah sakit itu berbeda-beda dan selisih 75 persen ke VIP itu sudah maksimal. Jadi filosofinya untuk kendali mutu dan kendali biaya, sehingga pasien tahu berapa biaya yang akan dibayarkan kalau mereka minta layanan naik kelas," ungkapnya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved