Rudianto Tjen Tanamkan Nilai 4 Pilar Kebangsaan untuk Rawat Kebhinnekaan di Babel

Rudianto meyakinkan bahwa keragaman merupakan hal yang harus diterima oleh Indonesia sebagai suatu bangsa.

Rudianto Tjen Tanamkan Nilai 4 Pilar Kebangsaan untuk Rawat Kebhinnekaan di Babel
Bangka Pos
Rudianto Tjen menggelar sosialisasi 4 pilar bersama warga Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM -- Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen, menginginkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia semakin hari semakin kuat, dan semua itu bisa dicapai salah satunya kata Rudi dengan mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Rudianto meyakinkan bahwa keragaman merupakan hal yang harus diterima oleh Indonesia sebagai suatu bangsa. Sejak awal, para pendiri bangsa menilai keragaman budaya, dan suku dari Sabang sampai Merauke adalah kekuatan besar yang harus disatukan.

"Indonesia dari Sabang sampai Merauke itu kita berbeda-beda. Dari penampilan penduduk saja sudah berbeda," ucap Rudianto saat sosialisasi 4 pilar kebangsaan dengan warga Desa Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (21/01/2019).

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyadari bahwa Indonesia bisa menjadi negara kesatuan seperti sekarang karena para pendahulu memberikan pengajaran tentang kebhinekaan dari setiap kemajemukan, sehingga keragaman bukanlah hal yang membuat bangsa ini terpecah belah.

"Kalau itu masih dipersoalkan kita tidak mungkin jadi satu. Dari dulu sudah dicanangkan dan disadarkan oleh para pejuang bahwa kita ini majemuk," ucap Rudi.

“Sehingga sekarang ini pemerintah menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu pilar kebangsaan. Karena kita sadari bersama, bahwa dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika lah kita bisa bersatu seperti sekarang ini,” tambahnya.

Rudianto juga mengungkapkan bila kemajemukan yang sudah ada di Indonesia sejak awal, harus kembali disadarkan saat ini. Hal itu, agar Indonesia tetap menjadi negara yang kuat, makmur dan sejahtera.

"Karena itu kita sadar, Indonesia harus jadi kuat, makmur dan sejahtera. Mereka (para pahlawan) dengan susah payah agar kita bersatu dan merdeka,” ungkap Rudi.

“Ujungnya adalah gotong royong. Gotong royong artinya adalah kebersamaan. Dengan harapan, Indonesia bisa menjadi Indonesia yang berbhineka tunggal ika," tutup Rudianto Tjen.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved