Sidang Gugatan Politik: Saksi Sebut Deddy Yulianto Masih Dewan Gerindra

Kedua saksi ditanya seputar sejauh mana mereka mengenal sosok Deddy Yulianto dalam kesehariannya di lingkungan kantor DPRD Provinsi Babel.

Sidang Gugatan Politik: Saksi Sebut Deddy Yulianto Masih Dewan Gerindra
Bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Kuasa hukum Erzaldi,¬†Jhohan Adhi Ferdian, S.H., C.L.A . 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sidang perkara gugatan politik Deddy Yulianto terhadap ketua DPD Gerindra Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan Senin (21/1/2019) kembali digelar.

Sidang yang dipimpin langsung Sri Endang Amperawati Ningsih SH MH bersama seorang hakim anggota Siti Hajar SH MH berlangsung di ruang Tirta gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang. Sidang kali ini menghadirkan sedikitnya 2 orang saksi. Yaitu Melgian Satria Putra dan Syahrial yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) sekretariat DPRD Provinsi Babel.

Kedua saksi ditanya seputar sejauh mana mereka mengenal sosok Deddy Yulianto dalam kesehariannya di lingkungan kantor DPRD Provinsi Babel.

Dalam persidangan tersebut saksi Melgian dan Syahrial mengaku di mata mereka Deddy Yulianto masih merupakan anggota DPRD Provinsi Babel atau anggota parpol Gerindra.

"Setahu saya pak Deddy Yulianto merupakan anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung. Nah untuk keanggotaan parpolnya setahu saya juga ia merupakan anggota partai Gerindra," kata seorang saksi di hadapan majelis hakim.

Dalam sidang sebelumnya hadir saksi dari pihak tergugat yakni ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Bangka, Rustam Ahmad & anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Babel, Gultom (ketua Pokja Penjaringan Caleg Provinsi Babel).

Deddy Yulianto melalui kuasa hukumnya, Agus Purnomo SH dan rekannya, Ahda Mutaqin SH mengaku tak terima jika dirinya di-PAW oleh partai Gerindra. Dalam surat yang dilayangkan oleh partai Gerindra ditanda tangani langsung oleh Erzaldi Rosman Djohan dan Suwarno selaku sekretaris DPD Gerindra Provinsi Babel. Surat DPD Gerindra Provinsi Babel tertanggal 19 Oktober 2018 itu ditujukan kepada pimpinan DPRD Provinsi Babel.

Sebelumnya kuasa hukum Erzaldi, Jhohan Adhi Ferdian, S.H., C.L.A dan rekannya, Suwanto Kahir SH membantah jika surat permohonan usulan PAW terhadap Deddy Yulianto yang ditujukan kepada pimpinan DPRD Provinsi Babel melanggar ketentuan. Jhohan menegaskan kembali bahwa hal tersebut sesuai prosedur.

"Bahwa dari fakta-fakta persidangan hari ini kita saksikan bersama, kami memohon majelis hakim menolak gugatan peggugat,  karena memang surat permohonan PAW yang dilayangkan DPD Gerindra Provinsi Babel kepada ketua DPRD Babel telah sesuai peraturan yang berlaku," ungkap Jhohan saat ditemui usai sidang pekan lalu di gedung PN Pangkalpinang.

(Bangka Pos/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved